Akurat Logo

Sekolah Rakyat Pacitan Dikebut, Progres Tembus 50 Persen

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 18 Mei 2026, 08:50 WIB
Sekolah Rakyat Pacitan Dikebut, Progres Tembus 50 Persen
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 2 di Kabupaten Pacitan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Hingga 15 Mei 2026, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan telah mencapai 50,47% atau lebih tinggi dibanding target rencana sebesar 50,44%. Pembangunan dilakukan di atas area seluas 77.005 meter persegi dengan nilai kontrak sebesar Rp911,48 miliar dan ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak di daerah.

Baca Juga: Menteri PU Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo Rampung Juni 2026

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Dody dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).

Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan dilaksanakan oleh Kementerian PU melalui kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya (Persero). Kawasan pendidikan tersebut dirancang sebagai kompleks pendidikan terpadu dengan berbagai fasilitas penunjang modern.

Dalam pembangunan tahap ini, sejumlah bangunan utama yang tengah dikerjakan meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah guru, masjid, kantin, dapur umum, ruang makan, lapangan upacara, lapangan basket, mini soccer, hingga gedung penunjang lainnya.

Dengan konsep kawasan pendidikan terpadu tersebut, Sekolah Rakyat di Pacitan diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi lingkungan pembinaan karakter dan peningkatan kualitas hidup bagi siswa.

Untuk memastikan penyelesaian proyek berjalan sesuai target, Kementerian PU menerapkan berbagai strategi percepatan pembangunan secara nasional, mulai dari penambahan alat berat, peningkatan jumlah tenaga kerja, penerapan sistem kerja tiga shift, hingga penyesuaian metode konstruksi agar pekerjaan lebih optimal.

“Presiden Prabowo Subianto berpesan supaya selesai on time, on schedule, kualitasnya diperhatikan dan dikerjakan secara efektif dan efisien. Pokoknya semua Sekolah Rakyat kita upayakan bisa selesai, Insya Allah 20 Juni 2026,” ujar Dody.

Selain mendukung akses pendidikan, pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan juga turut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal melalui keterlibatan tenaga kerja konstruksi dan kebutuhan material bangunan, hingga aktivitas usaha masyarakat di sekitar kawasan pembangunan.

Baca Juga: Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat, Kementerian PU Tuntaskan Jembatan Bailey di Brebes

Kementerian PU optimistis keberadaan Sekolah Rakyat di Pacitan nantinya dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah selatan Jawa Timur sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan pendidikan di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.