Akurat Logo

Menteri Dody: 10 Ruas Tol Baru Ditargetkan Fungsional Saat Nataru 2026/2027

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 22 Juni 2026, 08:50 WIB
Menteri Dody: 10 Ruas Tol Baru Ditargetkan Fungsional Saat Nataru 2026/2027
Kementerian PU menargetkan 10 ruas tol baru sepanjang 201,12 km difungsionalkan saat Nataru 2026/2027 untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol baru dapat difungsionalkan guna mendukung kelancaran arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.

“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” kata Dody dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).

Baca Juga: Menteri Dody: Progres Sekolah Rakyat Aceh 54,64%, Siap Selesai Tepat Waktu

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ni Komang Rasminiati mengungkapkan berdasarkan progres konstruksi saat ini, sebanyak 10 ruas tol berpotensi rampung pada akhir 2026.

“Memang sesuai dengan progres konstruksi sampai sekarang, ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru,” ujar Ni Komang.

Komang menambahkan, BPJT memastikan pengawasan terhadap progres pembangunan akan terus diperketat agar seluruh target konstruksi dapat tercapai tepat waktu.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap penyelesaian konstruksi sehingga ruas-ruas tersebut dapat dipungsionalkan untuk mendukung pergerakan masyarakat pada periode Nataru nanti,” tambahnya.

Baca Juga: Menteri Dody Targetkan 104 Sekolah Rakyat Selesai Sebelum Tahun Ajaran Baru

Berdasarkan progres konstruksi dan target penyelesaian pekerjaan, terdapat 10 (sepuluh) ruas jalan tol sepanjang 201,12 km yang direncanakan selesai konstruksi pada tahun 2026 antara lain:

  • Sigli - Banda Aceh seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 24,67 km akan difungsikan dua jalur dua arah (A&B) untuk seluruh golongan kendaraan.

  • Palembang - Betung seksi 1 - 4 (Kramasan-Pulo Rimo) sepanjang 54,50 km, juga akan dioperasikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

  • Probolinggo - Banyuwangi seksi 3 (Paiton-Besuki) sepanjang 25,60 km, akan difungsikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

  • Serang - Panimbang seksi 2 (Rangkasbitung-Cileles) sepanjang 24,17 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

  • ⁠Jakarta Cikampek II Sisi Selatan seksi 6 (Kutanegara-Sadang) sepanjang 8,50 km, akan difungsikan secara khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta bagi kendaraan Golongan I (non-bus). Lalu akses Patimbang Sta 14+110 – 33+500 sepanjang 19,39 km.

  • Ruas tol Akses Patimbang di Subang Sta 14+110 – 33+500 sepanjang 19,39 km, difungsikan sebanyak 4 lajur dua arah.

  • Semarang - Demak Seksi 1A dan 1C sepanjang 3,66 km, dirancang untuk difungsikan sebanyak 2 jalur (2 arah) dengan masing-masing jalur memiliki 2 lajur.

  • Solo - Yogyakarta - NYIA Kulonprogo Paket 1.2B, 2.1A dan 2.2B sepanjang 18,36 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

  • Yogyakarta - Bawen seksi 1 dan 6 sepanjang 15,10 km, akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

  • Kediri – Tulungagung segmen Akses Tol Bandara sepanjang 7,17 km, yang akan menghubungkan langsung Kota Kediri menuju Bandara Internasional Dhoho.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.