Akurat Logo

Kementerian PU Percepat Perbaikan Jembatan Bailey di Bireuen, Arus Dialihkan

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 30 Juni 2026, 14:57 WIB
Kementerian PU Percepat Perbaikan Jembatan Bailey di Bireuen, Arus Dialihkan
Kementerian PU mempercepat perbaikan Jembatan Bailey di Bireuen, Aceh. Arus lalu lintas Jalan Nasional Medan-Banda Aceh dialihkan demi keselamatan pengguna jalan.

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat perbaikan Jembatan Bailey di Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

Selama pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas pada ruas Jalan Nasional Medan–Banda Aceh dialihkan sementara melalui jalur yang telah ditetapkan oleh petugas di lapangan guna menjamin keselamatan pengguna jalan serta mendukung kelancaran proses perbaikan.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan pemerintah berkomitmen menjaga kemantapan dan konektivitas jalan nasional di Provinsi Aceh, termasuk pada titik-titik yang sebelumnya terdampak bencana maupun yang memerlukan penanganan darurat.

Baca Juga: Terapkan Konsep Gentengisasi, Kementerian PU: Progres Sekolah Rakyat Cikarang Sudah 89,57%

Menurut Dody, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

"Perbaikan dilakukan agar jembatan kembali aman dilalui sehingga konektivitas masyarakat dan distribusi logistik tetap terjaga," kata Dody, Selasa (30/6/2026).

Penutupan sementara Jembatan Bailey Kutablang dilakukan pada Minggu (28/6/2026) untuk mengganti 20 keping pelat besi lantai jembatan yang mengalami kerusakan, termasuk beberapa pelat yang patah akibat dilalui kendaraan dengan muatan berlebih atau over dimension and over loading (ODOL). Pekerjaan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 9 jam.

Selama pekerjaan berlangsung, seluruh arus lalu lintas di jalur lintas timur Aceh dialihkan melalui Jembatan Bailey Awe Geutah di kawasan Paya Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan.

Kementerian PU mengimbau para pengguna jalan agar mengikuti rambu-rambu lalu lintas, mematuhi pengaturan petugas di lapangan, serta mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi.

Hingga pukul 20.00 WIB tanggal 28 Juni 2026, progres pekerjaan telah mencapai 71,1℅. Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama pihak terkait terus bekerja secara intensif agar perbaikan dapat diselesaikan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kualitas pekerjaan.

Baca Juga: Hadapi El Nino, Kementerian PU Percepat Pengeboran Air dan Irigasi

Kementerian PU juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan batas dimensi dan muatan kendaraan.

Kendaraan ODOL tidak hanya mempercepat kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.