AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) tengah merampungkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024, yang dijadwalkan selesai pada akhir Maret.
Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan bahwa BPS sedang menggelar upaya penyelesaian laporan survei literasi dan inklusi keuangan.
"Kami saat ini dalam proses penyelesaian laporan survei literasi dan inklusi keuangan yang direncanakan selesai pada akhir Maret," ujar Amalia dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) di Jakarta, Jumat, (22/3/2024).
Baca Juga: Ramadan, Home Credit Sebar Buku Literasi Keuangan ke 2.500 Masyarakat di 35 Kota
Selanjutnya, Amalia menekankan bahwa survei tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan literasi dan inklusi keuangan di tingkat lokal dan nasional sebagai bagian dari dukungan BPS terhadap upaya pengembangan literasi dan inklusi keuangan.
Pendataan SNLIK 2024 telah dilakukan dari 17 Januari hingga 5 Februari 2024 di 34 provinsi, termasuk 120 kabupaten/kota dan 8 wilayah KOJK, dengan menggunakan 1.080 Blok Sensus (BS).
Lebih lanjut, lapangan pendataan dilakukan oleh 374 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 120 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) secara langsung dengan bantuan aplikasi Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI), di mana setiap PPL bertanggung jawab atas 2 hingga 3 wilayah BS yang didampingi oleh PML.
Sebelumnya, SNLIK dilakukan setiap tiga tahun oleh OJK, dimulai dari 2013 dan terakhir pada 2022, sebagai bagian dari evaluasi dan pemetaan kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.
Namun, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), Indonesia telah menetapkan target inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024.
Untuk mencapai target tersebut, OJK telah melakukan upaya edukasi dan literasi keuangan secara massif bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, dan sektor pembayaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










