Akurat
Pemprov Sumsel

OJK: 3 dari 10 Perempuan Belum Menggunakan Produk Keuangan

Silvia Nur Fajri | 23 April 2024, 17:14 WIB
OJK: 3 dari 10 Perempuan Belum Menggunakan Produk Keuangan

AKURAT.CO Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), literasi keuangan perempuan memang lebih tinggi dibandingkan laki-laki, tetapi inklusinya masih belum merata.

Hal itu di sampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fredrica Widyasari Dewi.

Friderica menyatakan bahwa literasi keuangan telah mencapai daerah pelosok. Namun, dia menegaskan bahwa masih ada ruang untuk peningkatan, terutama dalam memperluas inklusi produk keuangan seperti ATM.

Baca Juga: Targetkan Inklusi Keuangan 90 Persen Tahun 2024, Begini Strategi Menko Airlangga

"Inklusi itu penting, namun masih ada gap yang perlu diatasi. Dari 10 perempuan, mungkin hanya 7 yang sudah menggunakan produk keuangan (seperti kredit, tabungan, asuransi, dan pembayaran elektronik), sementara yang lain masih belum," kata Frederica dalam acara Kartini OJK beraama perempuan UMKM di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (23/4/2024).

Ditambahkan, ia sudah melihat langsung bahwa literasi keuangan sudah menjangkau daerah pelosok, namun masih ada yang perlu ditingkatkan, terutama dalam hal inklusi produk keuangan seperti ATM.

Serta, ia mengungkapkan pentingnya perempuan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan untuk memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah mereka. Menurut Frederica, langkah ini tidak hanya memberdayakan perempuan secara finansial tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. 

"Penting bagi perempuan untuk menggunakan produk dan jasa keuangan untuk memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah mereka," ungkapnya.

Di sisi lain, Fredrica juga menyoroti hubungan positif antara partisipasi perempuan di dunia kerja dan pertumbuhan ekonomi.

"Ibu-ibu yang memiliki bisnis kecil seharusnya tidak merasa minder, karena data PDB menunjukkan kontribusi signifikan dari sektor UMKM yang didominasi oleh perempuan. Mereka seharusnya bangga telah ikut serta dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Fredrica.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.