Jokowi Pamer ke Bank Dunia, 64 Ribu UMKM Sudah Punya Akses ke Green Credit
Demi Ermansyah | 26 Juli 2024, 20:04 WIB

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa di hadapan Bank Dunia, Presiden Jokowi pamerkan 64 ribu UMKM sudah memiliki akses terhadap Green Credit Scheme yang dilakukan melalui mekanisme Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Pak Presiden tadi menyampaikan di depan World Bank bahwa sudah ada sebanyak 64 ribu UMKM sudah memiliki akses terhadap green credit scheme yang dilakukan melalui mekanisme Kredit Usaha Rakyat (KUR)," ucapnya pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Kamis (25/7/2024).
Kemudian, lanjutnya, World Bank juga mencatat beberapa program yang dapat mendukung infrastruktur listrik seperti best practice yang telah dilakukan oleh India yang mencari sumber pembiayaan sejenis PLN, namun pembiayaan tersebut juga didukung oleh World Bank.
"Pak Presiden juga mendorong kebijakan di bidang penanganan sustainability termasuk pengembangan nursery di berbagai lokasi yang menghasilkan seed atau tanaman dalam skala besar seperti di IKN yang mencapai 15 juta seed dan juga di beberapa daerah termasuk di Bali sekitar 6 juta seed per tahun," paparnya.
Oleh karena itu, tambahnya, dari World Bank merasa bahwa program yang dilakukan oleh Indonesia adalah program yang sifatnya masif skala besar dan juga dengan masif dan skala besar itu diharapkan bisa menjadi percontohan untuk negara-negara lain di luar Indonesia.
Selanjutnya, paparnya kembali, terkait dengan rencana Indonesia yang tengah berupaya untuk menjadi negara maju, beberapa program prioritas yang sudah dilakukan oleh Pemerintah seperti pembangunan infrastruktur untuk mendorong konektivitas, dan program hilirisasi juga sangat diapresiasi oleh World Bank.
"Ke depan, Pak Presiden menyampaikan babwa ketahanan pangan dan green energy menjadi fondasi utama sebab sampai saat ini Indonesia sudah memiliki program terkait dengan energi bersih, yakni Hidrosolar geotermal. Terkait hal tersebut, World Bank mengatakan bahwa penting untuk dilakukan pengembangan infrastruktur transmisi listrik," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









