Kemenkeu Langsung di Bawah Presiden, Ketua Komisi XI DPR: Langkah Efisien Tingkatkan Koordinasi

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto resmi menetapkan perubahan nomenklatur kementerian dan lembaga dalam kabinet Merah Putih.
Perubahan ini bukan hanya mencakup penyesuaian nama dan jumlah kementerian, tetapi juga pergeseran struktur pelaporan beberapa kementerian, termasuk Kementerian Keuangan, yang kini melapor langsung kepada Presiden.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyambut baik perubahan ini.
Menurutnya, kebijakan ini memungkinkan koordinasi yang lebih efisien, khususnya dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca Juga: Mukhamad Misbakhun Wisuda Doktoral di JCC Senayan
“Menurut saya, ini langkah strategis dari Presiden. Dengan Kementerian Keuangan langsung di bawah Presiden, efisiensi koordinasi dalam kebijakan APBN bisa lebih optimal,” ujar Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2024).
Politisi Partai Golkar itu juga menekankan, langkah tersebut adalah hak prerogatif Presiden sebagai pemegang kendali tertinggi pemerintahan.
“Presiden berwenang penuh mengatur pola relasi dengan para menteri, dan ini menjadi bagian dari strategi beliau,” jelasnya.
Perubahan tugas dan fungsi kementerian dalam kabinet Merah Putih ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024, yang diteken pada 21 Oktober 2024.
Dalam peraturan tersebut, disebutkan ada tujuh Kementerian Koordinator (Kemenko) yang mengawasi kementerian di bawahnya.
Baca Juga: Jabat Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun Awali Rapat dengan Kebersamaan dan Kekeluargaan
Namun, Kementerian Keuangan kini melapor langsung kepada Presiden, bersama tiga kementerian lainnya, yaitu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dan Kementerian Sekretariat Negara.
Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas jalannya pemerintahan serta memperkuat koordinasi langsung antara Presiden dan kementerian-kementerian strategis tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









