MR.DIY (MDIY) Resmi Melantai di Bursa, Raup Dana Segar Rp4,15 Triliun

AKURAT.CO PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY) resmi mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis. Dalam langkah strategis ini, perusahaan berhasil meraih dana segar sebesar Rp4,15 triliun yang akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis di sektor ritel domestik.
MR.DIY menawarkan sebanyak 2,51 miliar lembar saham kepada publik, setara dengan 10% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga saham perdana ditetapkan sebesar Rp1.650 per lembar, mencerminkan optimisme pasar terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan yang bergerak di segmen ritel non-grocery.
Presiden Direktur MR.DIY Indonesia, Edwin Cheah, menyatakan bahwa dana hasil IPO akan difokuskan untuk pembukaan toko-toko baru di berbagai wilayah di Indonesia. "Kami ingin memperluas jaringan dan memperkuat posisi di pasar ritel domestik untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam," ujar Edwin dalam keterangannya, Kamis (19/12/2024).
Baca Juga: Entitas MR DIY Mau IPO Bulan Depan, Incar Rp4,71 Triliun
Selain untuk ekspansi, dana tersebut juga akan dialokasikan sebagai modal kerja guna mendukung kelancaran operasional perusahaan. Edwin menambahkan bahwa efisiensi operasional menjadi salah satu kunci strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis.
Menurut data Frost & Sullivan, segmen ritel non-grocery di Indonesia memiliki potensi pasar atau Total Addressable Market (TAM) senilai 18,4 miliar dolar Amerika Serikat. Segmen ini diproyeksikan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar delapan persen pada periode 2023–2028, didorong oleh pertumbuhan ekonomi, urbanisasi, dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Edwin melihat peluang besar untuk MR.DIY memperluas pangsa pasar di tengah tren positif ini. Dengan penetrasi pasar yang masih berada di angka 1,9% pada 2023, perusahaan merasa berada di posisi strategis untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi makro serta dinamika populasi Indonesia yang terus berkembang.
“Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dan pola konsumsi yang dinamis memberikan peluang luar biasa. Kami optimistis dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi,” jelas Edwin. Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk menyediakan produk berkualitas dengan harga terjangkau bagi keluarga Indonesia.
Salah satu kekuatan utama MR.DIY adalah efisiensi operasionalnya. Perusahaan menggunakan strategi konsolidasi pesanan dalam jumlah besar dari jaringan toko-toko yang tersebar di seluruh Indonesia. Strategi ini memungkinkan MR.DIY mencapai skala ekonomi yang signifikan, sekaligus menjaga harga tetap kompetitif.
Selain itu, perusahaan terus mendorong ekspansi ke wilayah baru, termasuk kota-kota kecil yang sebelumnya belum terjangkau. Langkah ini bertujuan mendekatkan produk MR.DIY kepada lebih banyak konsumen sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di daerah tersebut.
Pada semester I-2024, MR.DIY mencatatkan kinerja keuangan yang mengesankan dengan pendapatan sebesar Rp3,21 triliun, naik 93% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih perusahaan pun melonjak hingga 228% menjadi Rp532 miliar. Dengan capaian ini, MR.DIY optimistis untuk terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin di pasar ritel non-grocery, khususnya di segmen peralatan rumah tangga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








