Fantastis! Segini Gaji dan Tunjangan Donald Trump usai Dilantik Jadi Presiden AS

AKURAT.CO Donald Trump dan JD Vance resmi memulai masa jabatan mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat pada Senin (20/1/2025).
Keduanya dilantik dengan komitmen untuk mewujudkan "Agenda America First." Selain sorotan politik, perhatian juga tertuju pada nominal gaji dan tunjangan mereka yang cukup fantastis.
Dikutip dari CBS News dan Fox Business, Sabtu (25/1/2025), sebagai Presiden AS, Trump menerima gaji tahunan sebesar USD400.000 atau sekitar Rp6,48 miliar.
Selain itu, ia mendapatkan tambahan tunjangan sebesar USD 50.000 (sekitar Rp810 juta) untuk kebutuhan tugas resmi, anggaran perjalanan dinas sebesar USD100.000 (sekitar Rp 1,62 miliar), dan hiburan sebesar USD19.000 (sekitar Rp 307 juta).
Presiden juga menikmati berbagai fasilitas istimewa, termasuk penggunaan properti negara yang berada di Gedung Putih.
Menariknya, selama masa jabatan sebelumnya, Trump memilih menyumbangkan gajinya ke berbagai lembaga pemerintah, sehingga menjadi perhatian dan apresiasi publik.
Baca Juga: Sri Mulyani: Kebijakan Bank Sentral AS Pengaruhi Ketidakpastian Pasar Keuangan Global
Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance menerima gaji tahunan sebesar USD235.100 atau sekitar Rp3,81 miliar.
Angka ini lebih rendah dari gaji resmi Wakil Presiden yang seharusnya sebesar USD289.400, karena adanya kebijakan pembekuan gaji dalam American Relief Act 2025, yang berlaku hingga Maret 2025.
Tidak hanya Presiden dan Wakil Presiden, para pemimpin eksekutif lainnya di Amerika Serikat juga menerima gaji besar.
- Ketua DPR AS mendapatkan bayaran tahunan sebesar USD223.500 (sekitar Rp3,62 miliar).
- Para pemimpin mayoritas dan minoritas di DPR dan Senat, serta Presiden Pro Tempore Senat, masing-masing menerima gaji sebesar USD193.400 (sekitar Rp3,13 miliar) per tahun.
Meskipun nominal ini terbilang besar, gaji anggota Kongres AS sebenarnya belum mengalami kenaikan sejak tahun 2009.
Menurut laporan Congressional Research Service (CRS), jumlah ini mencerminkan penghargaan atas tanggung jawab besar yang diemban oleh para pemimpin negara.
Baca Juga: Prediksi Harga Bitcoin 2025: BTC Diproyeksikan Tembus USD200.000 di Tengah Optimisme Pasar
Meski gaji dan tunjangan para pemimpin AS mengundang perhatian, angka-angka ini juga mencerminkan tingkat tanggung jawab besar yang mereka emban.
Kebijakan dan tindakan mereka akan berdampak pada jutaan rakyat Amerika dan bahkan dunia internasional.
Baik Trump maupun Vance diharapkan mampu memanfaatkan kepercayaan rakyat dengan mewujudkan program-program yang sesuai dengan "Agenda America First" untuk membawa AS menuju kemajuan dan kesejahteraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








