Akurat
Pemprov Sumsel

Jadi Pelopor Layanan Bullion Bank, Deposito Emas Pegadaian Semakin Diminati Masyarakat

Mukodah | 15 Februari 2025, 09:28 WIB
Jadi Pelopor Layanan Bullion Bank, Deposito Emas Pegadaian Semakin Diminati Masyarakat

AKURAT.CO PT Pegadaian semakin mantap menjalankan Kegiatan Usaha Bulion (Bank Emas) yang sejalan dengan misi dan program Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam sektor hilirisasi dan industrialisasi.

Semenjak didapuk menjadi pelopor Kegiatan Usaha Bulion (Bank Emas), salah satu produk unggulan bulion milik Pegadaian yaitu Deposito Emas sangat digandrungi oleh masyarakat.

Hingga mencetak rekor lebih dari 200 kilogram semenjak produk tersebut launching di aplikasi Pegadaian Digital pada Januari lalu.

"Alhamdulillah, Kegiatan Usaha Bulion Pegadaian disambut baik oleh masyarakat Indonesia. Kami tentu berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha dan layanan terbaik untuk nasabah, terutama dalam berinvestasi emas," ujar Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah.

Deposito emas merupakan salah satu produk andalan Bulion Pegadaian yang dapat menjadi salah satu pilihan berinvestasi yang menjanjikan bagi masyarakat.

Baca Juga: Berkomitmen untuk Terus Meng-EMAS-kan Indonesia, Pegadaian Cetak Laba Rp5,85 Triliun Selama Tahun 2024

Pasalnya, fitur penyimpanan sejumlah emas yang terstandarisasi, dipercayakan oleh masyarakat kepada lembaga jasa keuangan penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion berdasarkan kesepakatan antara para pihak, dalam hal ini Pegadaian dan Nasabah.

Adapun, keunggulan dari deposito emas, selain emas aman karena diasuransikan, nasabah tentunya akan mendapatkan imbal hasil dan tenor deposito juga fleksibel.

Syarat dan ketentuan deposito emas, nasabah tentu harus memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian, melakukan upgrade menjadi akun premium pada Aplikasi Pegadaian Digital versi 6.1.0 dan bertransaksi minimal 5 gram.

Untuk semakin memantapkan diri menjalankan Kegiatan Usaha Bulion, Pegadaian akan menyelenggarakan berbagai kegiatan sebagai ajang sosialisasi dan literasi kepada masyarakat terkait layananu saha bulion, seperti Pegadaian Goes to Campus yang akan diadakan di The Gade Creative Lounge pada berbagai kampus ternama di Indonesia.

"Pegadaian akan segera menyelenggarakan rangkaian untuk memperkenalkan Kegiatan Usaha Bulion. Serta untuk semakin meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa tentang investasi dan manfaat layanan bulion di Indonesia," tambah Elvi.

Baca Juga: Di Mana Lagi Gadai Emas Bisa Dapat Goldback? Ya di Pegadaian Aja

Sebagai informasi, Pegadaian resmi mengantongi izin menjalankan Kegiatan Usaha Bulion yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Desember 2024 lalu.

Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan Kegiatan Usaha Bulion yang meliputi deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa titipan emas korporasi maupun perdagangan emas.

Pegadaian dinilai memiliki infrastruktur yang mumpuni menjadi lembaga penyaluran bulion, mulai dari penyimpanan agunan gadai yang 90 persen berupa emas, ruang penyimpanan emas dengan standar internasional terbesar di Indonesia hingga beragamnya produk emas Pegadaian yang semakin melengkapi ekosistem emas tersebut.

Kini Pegadaian resmi menghadirkan fitur produk deposito emas yang dapat diakses melalui Aplikasi Pegadaian Digital sejak 15 Januari 2025.

Adanya layanan bulion di Pegadaian diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk memiliki investasi emas.

Baca Juga: Resmi Jalankan Kegiatan Usaha Bulion, Pegadaian Hadirkan Fitur Baru di Pegadaian Digital

Apalagi investasi emas dinilai sangat menguntungkan dan paling bersinar, khususnya di tahun 2024 lalu.

Pegadaian sendiri terus memantapkan komitmennya melebarkan bisnis pada bidang bullion services untuk mendukung perekonomian dengan MengEMASkan Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK