Bakal Dikelola Danantara, Pertamina Incar Peningkatan Laba hingga Dividen
Camelia Rosa | 26 Februari 2025, 09:40 WIB

AKURAT.CO Pertamina (Persero) membidik peningkatan laba seiring masuknya perseroan menjadi salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yang aset dan dividennya akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengakui bahwa sebagai perusahaan milik negara pihaknya tentu akan mengikuti arahan pemerintah. Oleh karena itu dirinya optimis bahwa pembentukan Danantara merupakan hal yang positif.
Ia berharap dengan mengkapitalisasi investasi hingga dividen maka juga dapat mengkapitalisai kinerja yang selama ini dilakukan oleh perseroan.
"Sehingga mudah-mudahan ya bisa lebih meningkat lagi profitnya, bisa lebih tinggi lagi dividennya, bisa lebih bermanfaat lagi buat negara dan juga buat masyarakat," terangnya usai rapat dengan DPD di Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Fadjar menambahkan, bagian keuangan dan SPPU (Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha) Pertamina juga sudah berkoordinasi dengan Danantara terkait dengan inbreng ke Danantara.
"Dari SPPU dan juga finance kami, ya, terus berkoordinasi dengan mereka," imbuhnya.
Sebelumnya, Penasihat Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro membenarkan bahwa semua Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) bakal dikelola Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Maret 2025.
Danantara akan mengelola aset hingga lebih dari USD900 miliar, dengan proyeksi dana awal mencapai USD20 miliar dolar. Danantara akan memegang dua holding, yakni operasional yang dipimpin oleh Dony Oskaria yang juga Wakil Menteri BUMN, serta bidang investasi yang dipimpin oleh Pandu Sjahrir.
Wakil Menteri BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO), Danantara Dony Oskaria menyebutkan, untuk langkah awal pemerintah baru memasukkan tujuh perusahaan pelat merah ke Danantara, yakni Bank Mandiri, BRI, PLN, Pertamina, BNI, Telkom Indonesia dan MIND ID.
"Sebelum RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) harus sudah diinbrengkan ke Danantara. (RUPS) bulan Maret ini, akhir Maret sudah masuk," ujar Dony.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









