Akurat
Pemprov Sumsel

Reksa Dana ETF Tumbuh Pesat, IPIM Luncurkan XIPB untuk Sektor Perbankan

Hefriday | 2 Maret 2025, 06:50 WIB
Reksa Dana ETF Tumbuh Pesat, IPIM Luncurkan XIPB untuk Sektor Perbankan

AKURAT.CO Satu dekade terakhir, industri reksa dana indeks dan Exchange Traded Fund (ETF) di Indonesia mengalami lonjakan signifikan.

Total dana kelolaan reksa dana indeks dan ETF mencatat pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 28,90% dalam kurun waktu 2014 hingga 2024. Tren positif ini menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap instrumen investasi yang lebih fleksibel dan transparan.

PT Indo Premier Investment Management (IPIM) menjadi pemimpin pasar dalam industri ETF saham di Indonesia dengan mengelola sekitar 65% dari total dana kelolaan ETF. Dominasi IPIM ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelopor dalam menghadirkan produk investasi inovatif dan kompetitif di pasar modal.

Di sisi lain, sektor perbankan Indonesia tetap menjadi pilar utama dalam pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dengan kontribusi laba mencapai 47% dari total laba emiten di IHSG dan kapitalisasi pasar sebesar 27,05%, sektor perbankan menjadi motor utama penggerak pasar saham domestik.

Baca Juga: Momen 3 Tahun SimInvest, Sinarmas Sekuritas Hadirkan Kompetisi Berhadiah Miliaran Rupiah

Menjawab kebutuhan investor terhadap instrumen investasi yang lebih terfokus, IPIM meluncurkan produk ETF terbaru, yaitu Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX-PEFINDO Prime Bank (XIPB). Produk ini dirancang untuk memberikan eksposur optimal ke sektor perbankan dengan berfokus pada saham-saham berperingkat investment grade, likuiditas tinggi, serta kinerja keuangan yang solid.

Dikutip dari investorID, Minggu (2/3/2025), Direktur Indo Premier Investment Management, Suwito Haryatno, menyatakan bahwa XIPB menggunakan metodologi seleksi yang mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk peringkat saham, daya saing, kapitalisasi pasar, serta valuasi.

"Dengan pendekatan ini, XIPB menjadi pilihan strategis bagi investor yang ingin mendapatkan manfaat dari pertumbuhan sektor perbankan," ujarnya.

Hasil backtesting portofolio XIPB menunjukkan bahwa produk ini mampu menghasilkan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan dengan indeks sektor keuangan, seperti Indeks Infobank15 dan IHSG, sejak tanggal dasar 3 Januari 2017.

Dengan demikian, investor dapat mengoptimalkan portofolio mereka melalui strategi alokasi aset yang lebih fleksibel, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Baca Juga: Bank Mandiri Genjot Inklusi Keuangan Lewat Kolaborasi Strategis dengan Sucor Sekuritas dan Sucor AM

Direktur Indo Premier Investment Management, Noviono Darmosusilo, menambahkan bahwa valuasi sektor perbankan yang menarik dan riwayat pembayaran dividen yang kuat memberikan peluang investasi yang menjanjikan.

"ETF seperti XIPB tidak hanya menawarkan akses ke sektor perbankan yang resilien, tetapi juga membantu investor dalam mengelola risiko dengan lebih baik," imbuhnya.

Selain itu, IPIM terus berinovasi dalam menghadirkan ekosistem ETF yang semakin inklusif. Dengan pendekatan berbasis digital dan efisiensi operasional, IPIM mendorong transformasi industri reksa dana di Indonesia.

ETF kini bukan hanya sekadar instrumen investasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi diversifikasi yang lebih luas bagi investor ritel maupun institusi.

Direktur Indo Premier Sekuritas, Soehianto, mengungkapkan bahwa XIPB dilengkapi dengan fitur unggulan seperti Power Fund Series (PFS), yang memungkinkan investor untuk memiliki portofolio saham perbankan unggulan dengan nominal investasi yang terjangkau.

"Dengan ini semakin mempermudah akses bagi masyarakat luas untuk berinvestasi di sektor perbankan," ungkapnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa