Akurat
Pemprov Sumsel

Dasco Luruskan Soal Isu Sri Mulyani Mundur di Tengah Anjloknya IHSG

Ahada Ramadhana | 18 Maret 2025, 19:20 WIB
Dasco Luruskan Soal Isu Sri Mulyani Mundur di Tengah Anjloknya IHSG

AKURAT.CO Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Ahmad Sufmi Dasco, membantah isu bahwa anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebabkan oleh kabar mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dasco menegaskan bahwa Sri Mulyani tidak akan mundur dari jabatannya.

Menurut Dasco, dirinya tidak mengetahui secara pasti bagaimana persepsi investor luar negeri terhadap situasi ini. Namun, ia meyakini bahwa kondisi fiskal Indonesia masih sangat kuat.

“Kalau persepsi investor luar saya tidak tahu. Yang jelas, Sri Mulyani tidak akan mundur, dan fiskal kita kuat,” kata Dasco dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025).

Baca Juga: Aktivis 98: Revisi UU TNI Tak Langgar Semangat Reformasi

Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menyatakan bahwa DPR RI memberikan dukungan penuh kepada BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meyakinkan pasar bahwa negara hadir memberikan dukungan.

“Kita memberikan dukungan penuh kepada OJK dan BEI terkait situasi ini. Ini dalam rangka meyakinkan pasar bahwa mereka didukung oleh negara. Kita hadir untuk memberikan dukungan,” jelas Misbakhun.

Ia menekankan, penurunan IHSG merupakan hal yang wajar dan meyakini bahwa pemulihan atau rebound akan segera terjadi.

“Fiskal kita sangat kuat. Adanya penurunan itu wajar, dan rebound akan terjadi berikutnya. Fundamental perbankan, khususnya bank Himbara, sangat baik. Bahkan, BRI memberikan dividen yang besar. Urusan performa ini harus direspons positif,” tegasnya.

Pernyataan Dasco dan Misbakhun diharapkan dapat memberikan kepercayaan kepada para investor bahwa situasi ekonomi Indonesia tetap stabil dan terkendali.

Baca Juga: Menkum: Kasus Penembakan Polisi di Lampung Akan Ditangani Bijak

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.