AKURAT.CO Setelah pekan yang cukup berat bagi pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin (24/3/2025).
Dikutip dari laman Investing, Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, serta VP Marketing, Strategy, and Planning Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi, mengungkapkan bahwa IHSG masih berada dalam tekanan akibat arus keluar modal asing (capital outflow) yang cukup besar.
Namun, di tengah kondisi ini, beberapa saham masih menawarkan peluang menarik untuk dicermati investor.
Salah satu saham yang direkomendasikan adalah PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp5025.
Sebagai salah satu konglomerat terbesar di Indonesia, Astra dinilai memiliki fundamental yang kuat dengan diversifikasi bisnis di berbagai sektor, termasuk otomotif, keuangan, dan infrastruktur. Kinerja ASII diyakini akan tetap stabil, terutama dengan adanya dorongan dari sektor otomotif yang mulai pulih.
Baca Juga: IHSG Turun, Saham-saham Ini Malah Cuan Besar
Selain itu, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) juga masuk dalam daftar rekomendasi dengan target harga Rp2100.
Saham ini menarik perhatian karena potensi kenaikan harga komoditas emas dan tembaga yang didukung oleh tren global.
Dengan prospek pertumbuhan industri tambang yang masih cerah, MDKA dinilai bisa menjadi pilihan investasi yang menarik, terutama bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum di sektor pertambangan.
Dari sisi teknikal, beberapa saham juga mendapat rekomendasi menarik. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) direkomendasikan sebagai speculative buy dengan target harga Rp790.
Perusahaan ini bergerak di sektor petrokimia dan energi terbarukan, yang diperkirakan akan mendapatkan sentimen positif seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap bahan baku petrokimia.
Melihat sifatnya yang masih spekulatif, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas harga saham ini.
Sementara itu, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menjadi pilihan dengan rekomendasi trading buy dan target harga Rp1200.
Baca Juga: IHSG Sempat Anjlok, Misbakhun: Komunikasi KSSK ke Pasar Harus Diperbaiki
Sebagai salah satu emiten farmasi terbesar di Indonesia, Kalbe Farma memiliki prospek cerah, terutama dengan permintaan produk kesehatan yang terus memadai, sentimen positif terhadap industri farmasi juga didukung oleh kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor kesehatan.
Terakhir, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) juga direkomendasikan sebagai speculative buy dengan target harga Rp 865.
Saham ini menarik perhatian karena bisnis energi terbarukan yang semakin berkembang dan didukung oleh komitmen global terhadap transisi energi bersih.
Dengan semakin banyaknya proyek energi hijau yang digarap PGEO, saham ini bisa menjadi opsi menarik bagi investor yang ingin berinvestasi di sektor energi berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










