Pembiayaan Hijau Bank Mandiri Tumbuh 15,2 Persen di 2024, Tembus Rp149 Triliun
Demi Ermansyah | 25 Maret 2025, 23:23 WIB

AKURAT.CO Bank Mandiri semakin meneguhkan komitmennya dalam pengembangan layanan digital dan implementasi prinsip keberlanjutan (ESG) sebagai strategi utama pertumbuhan bisnis.
Bank Mandiri juga aktif dalam pembiayaan hijau dan keberlanjutan. Portofolio pembiayaan berkelanjutan perseroan mencapai Rp293 triliun pada 2024, dengan portofolio hijau tumbuh 15,2% YoY menjadi Rp149 triliun.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyebut bahwa salah satu fokus utama adalah mendukung energi baru terbarukan (EBT), yang telah mencapai pembiayaan Rp11,8 triliun.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat peran Bank Mandiri dalam mendorong ekonomi berkelanjutan melalui inovasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan,” kata Darmawan.
Tak hanya itu, pendapatan non-bunga Bank Mandiri dari fee-based income juga mengalami peningkatan, mencapai Rp42,32 triliun, naik 4,12% YoY. Hal ini didorong oleh transaksi digital, layanan treasury, serta pengelolaan dana dan investasi.
Dengan fondasi yang solid di sektor digital dan ESG, Bank Mandiri optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan bisnis berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
Dari sisi digitalisasi perbankan, aepanjang 2024, platform digital Bank Mandiri mengalami pertumbuhan pesat. Super App Livin’ by Mandiri kini memiliki 29,3 juta pengguna dengan total transaksi mencapai Rp3,9 miliar, tumbuh 38% YoY.
Sementara itu, Kopra by Mandiri, platform digital untuk segmen korporasi, mengelola transaksi senilai Rp22.700 triliun, naik 17% YoY.
Sementara itu, Kopra by Mandiri, platform digital untuk segmen korporasi, mengelola transaksi senilai Rp22.700 triliun, naik 17% YoY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









