Akurat
Pemprov Sumsel

DANA dan Ant International Targetkan 5 Ribu UMKM Perempuan Belajar Bisnis hingga AI Lewat SisBerdaya & DisBerdaya 2025

Sultan Tanjung | 7 Mei 2025, 20:10 WIB
DANA dan Ant International Targetkan 5 Ribu UMKM Perempuan Belajar Bisnis hingga AI Lewat SisBerdaya & DisBerdaya 2025

AKURAT.CO  DANA dan Ant International resmi meluncurkan program SisBerdaya dan DisBerdaya 2025, yang bertujuan memberdayakan perempuan serta perempuan penyandang disabilitas di sektor UMKM melalui pelatihan, pendampingan, dan kompetisi bisnis.

Program ini didesain untuk mengatasi kesenjangan gender, mendorong inovasi, serta memperkuat pertumbuhan bisnis berkelanjutan di Indonesia.

Dalam konferensi pers peluncuran, perwakilan Bank Indonesia dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan pentingnya akses keuangan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Bank Indonesia mengapresiasi inisiatif untuk membuka peluang baru bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Inisiatif seperti SisBerdaya dan DisBerdaya yang diadakan oleh DANA dan Ant International, menunjukkan bagaimana kerja sama antar sektor bisa mendorong inklusi ekonomi. Hal ini sangat penting, terutama untuk perempuan dan kelompok disabilitas.” ujar Deputi Direktur Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, Sri Noerhidajati melalui siaran pers kepada awak media pada Rabu, (7/5).

Inovasi dan Inklusi untuk UMKM Perempuan

Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat 65 juta UMKM di Indonesia, dengan lebih dari 60 persen dimiliki dan dikelola oleh perempuan.

Namun, tantangan seperti akses pasar, peningkatan keterampilan, dan jejaring bisnis masih menjadi kendala utama.

Survei internal DANA pada 2024 menunjukkan 74 persen UMKM perempuan kesulitan mengakses pasar, 57 persen mengalami hambatan peningkatan keterampilan, dan 51 persen kesulitan membangun jejaring.

“Kami percaya bahwa UMKM akan terus menjadi pilar penting dalam perekonomian negara. Pemberdayaan UMKM, terutama milik perempuan dan penyandang disabilitas, sangat penting untuk membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Namun sayangnya, masih banyak tantangan yang mereka hadapi.” tegas Direktur Komunikasi DANA, Olavina Harahap.

Ia menambahkan, “Melalui SisBerdaya dan DisBerdaya, kami berkomitmen untuk memperluas akses terhadap teknologi, inklusi dan literasi keuangan, dan pendampingan bisnis demi meningkatkan daya saing UMKM.”

Sejak 2023, SisBerdaya dan DisBerdaya telah diikuti lebih dari 4.500 pelaku UMKM dari 29 provinsi.

Rata-rata kapasitas produksi finalis dan pemenang meningkat hingga 126 persen dan pendapatan hingga 113 persen.

Sebanyak 99 persen partisipan menyatakan bisnisnya terbantu oleh pendanaan melalui program ini.

Kolaborasi DANA dan Ant International: Sinergi Teknologi Finansial dan Inovasi Global

Sebagai perusahaan teknologi keuangan, DANA mengoptimalkan teknologi yang aman dan inklusif untuk memberdayakan pengguna, termasuk pelaku UMKM. DANA telah berfokus pada pemanfaatan AI dan mendorong adopsinya oleh UMKM guna meningkatkan daya saing.

Tema “Memajukan Bisnis dengan Teknologi” diusung dalam SisBerdaya dan DisBerdaya 2025, menghadirkan pelatihan mulai dari pemasaran digital hingga pemanfaatan kecerdasan buatan.

Kurikulum dirancang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan UMKM masa kini.

Ant International, sebagai mitra strategis DANA, memperkuat masa depan perdagangan global dengan inovasi digital. Berkantor pusat di Singapura, Ant International mendukung pertumbuhan bisnis berbagai skala melalui solusi pembayaran digital dan layanan keuangan berbasis teknologi.

“Melalui SisBerdaya dan DisBerdaya, kami ingin mengapresiasi semangat kewirausahaan perempuan serta mendukung mereka secara finansial dan dalam peningkatan kapasitas bisnis. Di tahun ini, kami menargetkan lebih dari 5.000 UMKM perempuan untuk bergabung dalam program ini. Dengan memberikan akses kepada teknologi terbaru, termasuk AI, kami berharap peserta dapat meningkatkan bisnis mereka. Ini akan memperkuat ketahanan usaha dan membuka lebih banyak peluang di pasar global.” ujar Wilson Siahaan, Senior Director, Government Affairs and Strategic Development for Indonesia and Philippines, Ant International.

Kategori Peserta dan Jadwal Pendaftaran

SisBerdaya menyasar dua kategori: mikro (pendapatan 10-30 juta rupiah per bulan, 0-3 karyawan) dan ultra mikro (pendapatan 1-10 juta rupiah, 4-10 karyawan). DisBerdaya dikhususkan bagi perempuan penyandang disabilitas pemilik usaha, dengan seleksi melalui organisasi pemberdayaan disabilitas seperti HWDI dan INKLUSI.

Pendaftaran SisBerdaya dan DisBerdaya 2025 dibuka pada 7-29 Mei 2025. Setelah seleksi, 180 peserta teratas akan mengikuti pelatihan daring dan mengajukan proposal bisnis.

Sebanyak 30 peserta terbaik akan mendapatkan pendampingan intensif dan berkesempatan mempresentasikan bisnisnya pada Grand Final di bulan Agustus. Total hadiah pendanaan yang disediakan mencapai 750 juta rupiah.

Informasi lebih lanjut tersedia di Tentang DANA https://bit.ly/SISBERDAYA2025.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.