Pintu Futures Catat Lonjakan Volume Perdagangan, Kampanye ‘Trade Small Win Big’ Dorong Antusiasme Investor

AKURAT.CO Aplikasi kripto all-in-one PINTU mencatatkan kinerja gemilang melalui salah satu produk andalannya, Pintu Futures, yang berhasil membukukan lonjakan volume perdagangan sebesar 53 persen pada Mei 2025 dibandingkan bulan sebelumnya.
Keberhasilan ini menjadi momentum peluncuran kampanye nasional bertajuk ‘Trade Small Win Big’ yang bertujuan meningkatkan literasi dan adopsi perdagangan derivatif kripto di Indonesia.
Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, menyampaikan bahwa peningkatan ini turut melampaui volume trading spot di Pintu Pro. “Tiga aset kripto terpopuler di Pintu Futures pada Mei 2025 adalah Bitcoin (BTC), Pepe (PEPE), dan Solana (SOL),” ungkapnya dalam siaran pers pada Selasa, (17/6).
Menurut Iskandar, keberhasilan tersebut didorong oleh kemudahan akses platform melalui aplikasi dan website pintu.co.id, ditambah dengan fitur unggulan seperti indikator margin, transparansi perhitungan margin, dashboard komprehensif, Take Profit & Stop Loss (TP/SL), serta fitur KYC via website.
Baca Juga: Industri Kripto Perketat Keamanan Data, Cegah Jual-Beli Akun Ilegal
Kripto Makin Diminati
Berdasarkan data Coingecko, volume perdagangan derivatif kripto global per 12 Juni 2025 mencapai $633 miliar atau setara Rp10,29 kuadriliun.
Di Indonesia sendiri, data dari Bursa Kripto CFX mencatat lonjakan transaksi derivatif sebesar 61 persen menjadi Rp9,61 triliun pada Mei 2025.
“Melalui kampanye ‘Trade Small Win Big’ yang dimulai akhir Mei, kami hadirkan billboard dan media digital di lebih dari 17 titik strategis Jakarta dan lebih dari 3.000 screen di hampir 1.000 gedung perkantoran, termasuk kawasan elit Pantai Indah Kapuk (PIK),” lanjut Iskandar.
Sebagai bagian dari kampanye, PINTU juga menawarkan bonus USDT senilai Rp100.000 kepada 5.000 pengguna baru yang berinvestasi selama periode promosi hingga 30 Juni 2025. Informasi lengkap dapat diakses di laman blog resmi PINTU.
Selain itu, Pintu Futures akan menambah 60 token baru selama bulan Juni 2025, sehingga total token yang tersedia mencapai lebih dari 150 token.
“Kami tetap mengimbau pengguna untuk berinvestasi secara bijak karena futures trading memiliki risiko yang tinggi,” tutup Iskandar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








