7 Nasihat Keuangan Mark Zuckerberg untuk Gen Z dan Milenial

AKURAT.CO Pendiri Facebook sekaligus salah satu orang terkaya di dunia, Mark Zuckerberg, membagikan tujuh tips keuangan yang ditujukan khusus bagi generasi Z dan milenial.
Tips ini disampaikan untuk membantu kaum muda menghadapi tantangan finansial dan memanfaatkan peluang ekonomi di era digital yang serba cepat.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari AOL, Minggu (22/6/2025), Zuckerberg menegaskan bahwa gaya hidup produktif jauh lebih penting daripada sekadar memenuhi keinginan konsumtif.
Dirinya mendorong generasi muda untuk lebih cerdas dalam mengelola uang dan memiliki visi jangka panjang dalam hal keuangan.
1. Menabung Sedini Mungkin
Mark Zuckerberg menyarankan agar kebiasaan menabung dimulai sejak usia muda, tak peduli seberapa kecil nominal yang bisa disisihkan. Menurutnya, uang yang ditabung secara konsisten, meski dalam jumlah kecil, bisa berkembang signifikan dalam jangka panjang. Kebiasaan ini juga memberikan ketenangan pikiran karena adanya dana cadangan saat menghadapi kondisi darurat.
Baca Juga: Wajib Adaptif dan Cerdas, Berikut 10 Tips Keuangan untuk Menghadapi Dinamika Ekonomi di Tahun 2025
2. Gunakan Uang untuk Investasi, Bukan Hanya Konsumsi
Investasi, kata Zuckerberg, merupakan kunci penting dalam membangun kekayaan. Ia menekankan bahwa investasi tidak harus besar atau rumit. Pemula bisa mulai dari instrumen sederhana seperti reksa dana atau saham dengan nilai kecil. Dengan berinvestasi, uang akan bekerja dan tumbuh seiring waktu, berbeda dengan konsumsi yang hanya bersifat sesaat.
3. Hindari Utang Konsumtif
Zuckerberg mengingatkan agar generasi muda menghindari utang yang digunakan untuk keperluan konsumtif, seperti membeli barang mewah dengan kartu kredit. Jenis utang ini kerap kali menjadi beban berkepanjangan dan mengganggu kestabilan keuangan. Jika pun harus berutang, pastikan itu untuk keperluan produktif seperti pendidikan atau modal usaha, dan selalu bayar cicilan tepat waktu.
Baca Juga: Musim Konser Tiba, Udah Siapin Budget-nya Belum? Cek Tips Keuangan Ini
4. Miliki Dana Darurat
Dana darurat menjadi poin penting berikutnya. Zuckerberg merekomendasikan setiap orang memiliki cadangan dana setidaknya enam bulan dari total pengeluaran bulanan. Dana ini berguna untuk menghadapi situasi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau kondisi darurat lainnya, tanpa perlu meminjam uang atau menjual aset.
5. Pahami Cara Kerja Uang dan Dasar Keuangan
Zuckerberg menilai pemahaman dasar soal keuangan sangat penting. Ia menyarankan generasi muda mempelajari cara kerja uang, seperti konsep bunga, inflasi, investasi, hingga risiko keuangan.
Pemahaman ini akan membantu mereka mengambil keputusan yang lebih cerdas dan menghindari kesalahan fatal dalam pengelolaan finansial.
6. Manfaatkan Teknologi dalam Mengatur Keuangan
Sebagai tokoh teknologi, Zuckerberg percaya bahwa kemajuan digital dapat dimanfaatkan untuk mengelola keuangan secara lebih efisien. Banyak aplikasi dan platform yang memungkinkan pengguna mencatat pengeluaran, menabung otomatis, hingga berinvestasi dengan mudah.
Teknologi juga mendukung disiplin dalam mengelola uang melalui fitur notifikasi dan simulasi keuangan.
7. Fokus pada Tujuan Keuangan Jangka Panjang
Terakhir, Zuckerberg menekankan pentingnya menetapkan tujuan finansial jangka panjang dan tetap konsisten mencapainya.
Apakah itu untuk membeli rumah, mempersiapkan pernikahan, atau menabung untuk pensiun, semua tujuan butuh perencanaan dan kedisiplinan. Ia mengingatkan agar tidak tergoda menghabiskan tabungan demi keinginan sesaat yang bisa menggagalkan rencana masa depan.
Dengan membagikan tips ini, Zuckerberg berharap generasi muda mampu membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Kebebasan finansial, menurutnya, bukan hanya soal seberapa besar penghasilan, tetapi seberapa bijak seseorang mengelola uang yang dimiliki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








