DPR Setujui Kenaikan Target Cukai 2026, Emas dan MBDK Jadi Andalan

AKURAT.CO Komisi XI DPR RI menyetujui peningkatan target penerimaan kepabeanan dan cukai dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Target tersebut kini dinaikkan dari sebelumnya maksimal 1,21% menjadi 1,30% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Pengambilan Keputusan Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2026 di Jakarta, Senin (7/7/2025), menjelaskan bahwa keputusan ini diambil seiring dengan strategi ekstensifikasi penerimaan.
"Ada perubahan batas atas kepabeanan dan cukai berubah menjadi 1,30 persen dari 1,21 persen. Batas bawahnya tetap di 1,18 persen," ujarnya.
Baca Juga: Komisi XI dan Pemerintah Sepakati Kenaikan Target Penerimaan Bea Cukai di 2026
Peningkatan target itu didorong oleh perluasan basis objek penerimaan, terutama dari sektor cukai dan bea keluar. Dari sisi cukai, pemerintah akan mengenakan cukai terhadap minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).
Sementara dari sisi bea, perluasan akan dilakukan terhadap produk emas dan batu bara, dengan pengaturan teknis yang mengacu pada peraturan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Ekstensifikasi ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap target pendapatan negara yang juga mengalami revisi menjadi 11,71% hingga 12,31% dari PDB. Sebelumnya, rentang target berada pada kisaran 11,71% hingga 12,22%.
Baca Juga: DPR RI Tetapkan Danantara sebagai Mitra Kerja Komisi VI dan Komisi XI
Di sisi lain, penerimaan perpajakan juga disesuaikan dari 10,08% hingga 10,4% menjadi maksimal 10,54%. Namun, target penerimaan pajak tetap pada kisaran 8,90% hingga 9,24%.
Begitu pula dengan PNBP yang tidak mengalami revisi, tetap pada rentang 1,63% hingga 1,76%.
Langkah tersebut mencerminkan strategi pemerintah dan DPR dalam mengamankan ruang fiskal jangka menengah melalui optimalisasi sektor penerimaan non-pajak, tanpa menambah beban terhadap basis pajak tradisional yang stagnan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








