Industri Keuangan Non-Bank Tetap Tumbuh, RBC Asuransi Komersial di Atas 300 Persen

AKURAT.CO Industri keuangan non-bank menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ekonomi global.
Mengacu dari hasil data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Mei 2025 mencatat bahwa sektor perasuransian, dana pensiun, dan pembiayaan terus mencatatkan pertumbuhan positif dengan tingkat permodalan yang solid.
Pada sektor Perasuransian dan Dana Pensiun (PPDP), total aset industri asuransi mencapai Rp1.163,62 triliun, meningkat 3,84% secara tahunan (year on year/yoy). Aset asuransi komersial sendiri tumbuh 4,30% yoy menjadi Rp939,75 triliun. Namun demikian, kinerja premi asuransi komersial hanya tumbuh tipis sebesar 0,88% yoy.
"Pertumbuhan premi tertahan oleh kontraksi pada lini asuransi jiwa sebesar 1,33 persen yoy dengan nilai Rp72,53 triliun. Sebaliknya, premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 3,43 persen yoy menjadi Rp66,08 triliun," papar Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam keterangan pers seusai Rapat Dewan Komisioner Bulanan Selasa (25/7/2025).
Baca Juga: Tarif Impor AS Naik, OJK Pastikan Stabilitas Keuangan Masih Terkendali
Lebih lanjut Mahendra menjelaskan bahwa indikator kesehatan keuangan asuransi tetap terjaga. Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa tercatat sebesar 480,77%. Sedangkan untuk asuransi umum serta reasuransi sebesar 311,04%, jauh di atas ambang batas minimum 120% yang ditetapkan OJK.
Di sisi lain, industri dana pensiun juga menunjukkan pertumbuhan solid. Total aset dana pensiun naik 9,20 persen yoy menjadi Rp1.572,15 triliun.
Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan aset program pensiun wajib sebesar 10,65% menjadi Rp1.180,82 triliun.
Baca Juga: Tarif Impor AS Naik, OJK Pastikan Stabilitas Keuangan Masih Terkendali
Sektor perusahaan penjaminan turut tumbuh dengan nilai aset per Mei 2025 mencapai Rp47,32 triliun atau naik 0,53% yoy.
Kinerja positif sektor ini menunjukkan daya tahan industri keuangan non-bank dalam menjaga stabilitas, meskipun tekanan global dan fluktuasi pasar masih menjadi tantangan.
Ketahanan permodalan yang tinggi menjadi fondasi utama bagi industri untuk terus mendorong ekspansi serta meningkatkan perlindungan dan layanan keuangan bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









