Danantara Minta 4 Bank Asing Carikan Kredit Bergulir USD10 Miliar, Untuk Apa?

AKURAT.CO Danantara disebut meminta bantuan 4 bank asing yakni DBS Group Holdings Ltd., HSBC Holdings Plc, Natixis SA, dan Standard Chartered Plc – sebagai koordinator untuk mendapatkan pinjaman revolvong multi–currency hingga USD10 miliar setara Rp160 triliunan.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan informasi tersebut usai meresmikan Wisma Danantara di Jakarta pada Senin (30/6/2025). "Lembaga ini diproyeksikan mendapatkan tambahan pendanaan baru sebesar USD10 miliar, dari perbankan luar negeri," ujarnya.
Mengutip Bloomberg, Jumat (11/7/2025), fasilitas pinjaman ini tidak akan dijamin (unsecured) dan tidak disertai jaminan (guarantee) apa pun, serta tidak disertai surat dukungan atau surat pernyataan dari pemerintah.
Baca Juga: Buka Jalur Investasi, Danantara Tekan Nota Kesepahaman dengan JBIC
Jika benar, maka metode Danantara agak tak lazim. Pinjaman global biasanya disertai jaminan dari negara atau pemerintah dan memiliki struktur atau detail yang menarik investor, termasuk juga suku bunga.
Sebagai perbandingan, PT Pertamina Hulu Energi pada Mei 2025 menerbitkan global bond senilai USD1 miliar dengan tenor 5 tahun dan kupon 5,25%. Sementara Bank Mandiri (BMRI) pada Maret 2025 menerbitkan global bond senilai USD800 juta dengan tenor 3 tahun dan kupon 4,9%.
Mengutip laman resmi DBS sendiri, Bank ini menyediakan Multi-currency Revolving Term Loan (MRTL) yang mensyaratkan aset yang dijadikan jaminan atau kolateral, bisa berupa surat utang, ekuitas, paper gold, investment funds, cash deposits ataupun structured investment products.
Revolving loan atau kredit bergulir sendiri menawarkan fleksibilitas yang luas, seperti bisa dicairkan sewaktu-waktu, bisa dilunasi sewaktu-waktu serta dicairkan kembali dalam jangka atau periode waktu tertentu yang disepakati.
Jenis pinjaman yang lazim diajukan oleh Sofereign Wealth Fund ini digunakan untuk melipatgandakan atau leverage aset perusahaan, sehingga operasional bisa lebih fleksibel.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait sebelumnya menyatakan Danantara bakal menyuntikan modal Rp130 triliun (USD8 miliar) ke Kementerian PKP demi mendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto. "Dukungan dari Danantara Rp130 triliun," ujar Ara, Kamis (19/6/2025).
Selain proyek perumahan, Danantara pada Juni–Juli 2025 juga telah menandatangani beberapa kerja sama.
- Shareholder loan USD405 juta untuk operasional Garudan Indonesia dan Citilink
- Investasi USD800 juta untuk pabrik klor alkali dan etilen diklorida TPIA
- Investasi bersama ACWA Power USD10 miliar untuk energi terbarukan Pertamina
Selain itu, Danantara juga dilaporkan tengah menjajaki potensi kerja sama dengan berbagai pihak, antara lain:
- Penjajakan kerja sama dengan Pertamina Geothermal Energy (PGEO) terkait pengembangan energi panas bumi sebesar 3 GW, meski nilai investasi belum diketahui
- Keterlibatan dalam proyek mineral penting yang ditawarkan Pemerintah Indonesia ke Pemerintah AS
- Rumor akuisisi saham minoritas GOTO. Meski demikian, rencana merger antara Grab dan GOTO dikabarkan mendapat kendala regulasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








