Akurat
Pemprov Sumsel

BSPS Naik Tajam, Pemerintah Siapkan Rp8,6 Triliun untuk Perumahan Swadaya 2026

Demi Ermansyah | 15 Agustus 2025, 19:50 WIB
BSPS Naik Tajam, Pemerintah Siapkan Rp8,6 Triliun untuk Perumahan Swadaya 2026

AKURAT.CO Pemerintah menaikkan secara signifikan anggaran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menjadi Rp8,6 triliun pada 2026, dari sebelumnyaRp 1,4 triliun pada 2025.

Lonjakan tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat pemenuhan target pembangunan 3 juta rumah rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran BSPS akan digunakan untuk membangun 373.939 unit rumah swadaya di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Dorong Pembangunan 770.000 Rumah Rakyat, Menkeu Sri Alokasikan Dana Hingga Rp 57,5 Triliun di 2026

"Skema ini menyasar masyarakat yang memiliki lahan namun membutuhkan bantuan dana untuk membangun atau memperbaiki rumah," ucapnya di Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Selain BSPS, pemerintah juga mengalokasikan Rp33,5 triliun untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Rp6,6 triliun untuk pembiayaan rumah melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan Rp5,6 triliun untuk subsidi bunga kredit (SBK) serta bantuan uang muka (SBUM).

Sri Mulyani menegaskan, peningkatan anggaran BSPS mencerminkan fokus pemerintah pada pembangunan hunian layak huni di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

“Ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Presiden Prabowo menyampaikan, program BSPS akan menjangkau desa, kota, hingga wilayah pesisir.

“Kita ingin setiap rakyat memiliki rumah yang layak, sehat, dan terjangkau,” katanya dalam pidato Nota Keuangan APBN 2026 di Kompleks Parlemen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.