Konsumsi Rumah Tangga dan E-Commerce Jadi Penopang Ekonomi RI 2025

AKURAT.CO Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 mencapai 5,12% (yoy), didukung oleh konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB).
Mengacu kepada hasil data Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat konsumsi rumah tangga menyumbang 54,25% terhadap PDB dengan andil sebesar 2,64%.
Merespon hal tersebut, Chief Economist Citi Indonesia, Helmi Arman menilai momentum hari besar keagamaan seperti Idul Fitri dan Waisak, serta libur sekolah, ikut mendorong lonjakan konsumsi.
Baca Juga: Banggar Restui RAPBN 2026, Pertumbuhan Ekonomi Tetap 5,4 Persen
“Dugaan saya stimulus pemerintah untuk rumah tangga juga membantu menopang konsumsi sehingga tetap kuat,” ungkapnya.
Selain faktor musiman, lanjut Helmi, pertumbuhan e-commerce juga memberi kontribusi terhadap belanja masyarakat.
Namun dirinya menekankan bahwa sebagian peningkatan konsumsi daring merupakan pergeseran dari belanja luring.
“Kalau belanja online naik, biasanya ada penurunan belanja offline. Jadi, kita harus melihat dua sisi ini,” jelasnya.
Baca Juga: BPS Tegaskan Keterbukaan Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2025 di Hadapan Bappenas
Di sisi lain, tambahnya, PMTB tumbuh 6,99% (yoy) dengan sumbangan 2,06% terhadap pertumbuhan.
"Sedangkan di sektor konstruksi menjadi motor utama investasi, dan juga konsumsi pemerintah menambah kontribusi sebesar 0,22 persen terhadap perekonomian," terangnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








