Akurat
Pemprov Sumsel

Timothy Ronald Beli 11 Juta Saham BBCA, Disebut sebagai The Next Warren Buffett-nya Indonesia

Mukodah | 28 Agustus 2025, 14:54 WIB
Timothy Ronald Beli 11 Juta Saham BBCA, Disebut sebagai The Next Warren Buffett-nya Indonesia

AKURAT.CO Di usia 24 tahun, Timothy Ronald telah mencuri perhatian dunia keuangan Indonesia dengan kepemilikan mencapai 11 juta lembar saham Bank Central Asia (BBCA).

Melalui kepemilikan saham tersebut, Timothy disebut-sebut sebagai salah satu investor muda paling berpengaruh saat ini. Bahkan mulai dijuluki sebagai Warren Buffett Indonesia.

Belajar Investasi Sejak Usia 14 Tahun

Ketertarikan Timothy pada dunia pasar modal dimulai sejak usia 14 tahun. Ketika itu dia bukan hanya membaca tetapi mendalami buku-buku klasik Benjamin Graham, mentor investasi Warren Buffett seperti The Intelligent Investor.

Baca Juga: DPR: Demo Itu Hak, Tapi Jangan Korbankan Stabilitas Investasi

Dari situlah dia belajar pentingnya melihat saham sebagai sebuah perusahaan bukan hanya sekedar angka dan grafik.

Selama 11 tahun menekuni pasar modal, prinsip tersebut menjadi fondasi strateginya, memilih perusahaan dengan fundamental kuat kemudian berinvestasi dalam jangka panjang.

Filosofi sederhana namun konsisten ini membuat Timothy sering disandingkan dengan para investor legendaris dunia.

Baca Juga: Prabowo Gelar Rapat Maraton di Hambalang, Bahas Pertanian hingga Investasi

Keyakinan pada Stabilitas BBCA dan Masa Depan Ekonomi Nasional

Kepemilikan Timothy atas 11 juta saham BBCA bukan semata-mata langkah spekulatif. Bagi dirinya, BBCA merupakan simbol stabilitas, kepercayaan publik dan pertumbuhan berkelanjutan.

"Investasi bukan hanya soal mengejar keuntungan cepat. Bagi saya, investasi adalah tentang kesabaran dan disiplin jangka panjang. Jika hasilnya adalah keuntungan, maka itu hanyalah buah dari prinsip yang benar dijalankan dengan konsisten," jelas Timothy, dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga: Mengapa Investasi Properti Masih Jadi Pilihan Terbaik di 2025? Cek Selengkapnya di Sini!

Dengan langkah ini, Timothy juga menunjukkan kepercayaan besarnya pada prospek ekonomi Indonesia yang terus berkembang dan semakin diakui dunia.

Menuju Inspirasi Generasi Baru

Meski sering disandingkan dengan Warren Buffett, Timothy menegaskan bahwa ia sedang menapaki jalannya sendiri.

Baginya, kesuksesan tidak hanya diukur dari kapital yang berhasil dikumpulkan tetapi juga dari seberapa besar dirinya mampu mendorong generasi muda Indonesia untuk melek investasi dan berani berpikir jangka panjang.

Baca Juga: Perbandingan Investasi Emas vs Deposito vs Saham: Mana yang Paling Untung?

Selain dunia investasi, Timothy juga dikenal dengan misi sosialnya membangun 1.000 sekolah di seluruh Indonesia.

Baginya, kekayaan sejati tidak hanya diukur dari aset finansial tetapi dampak jangka panjang yang dapat ia berikan bagi generasi berikutnya.

Langkah ini menegaskan bahwa perjalanan Timothy bukan sekadar mengejar imbal hasil finansial, salah satunya dari lembaran saham. Melainkan juga membangun legacy yang akan hidup ratusan tahun ke depan.

Baca Juga: Investasi Perak Juga Bisa Untung Banget, Gimana Tuh Caranya?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK