Satgas Belanja K/L, Strategi Baru Purbaya Genjot Realisasi Anggaran

AKURAT.CO Pemerintah mulai menerapkan pendekatan baru untuk mempercepat penyerapan anggaran kementerian dan lembaga (K/L).
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang akan memantau dan melaporkan realisasi belanja secara berkala.
Langkah ini dilakukan setelah serapan sejumlah K/L masih tergolong rendah hingga akhir kuartal III 2025. Dari total 15 K/L dengan pagu besar, tiga di antaranya tercatat masih di bawah 50%.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Soroti Dana Mengendap Rp653 Triliun, Siap Diinvestasikan
“Kami akan mengetahui secara teratur. Ditjen Perbendaharaan akan mengumumkan kondisi penyerapannya setiap beberapa bulan,” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Satgas tersebut terdiri dari perwakilan 26 K/L yang ditunjuk secara langsung. Setiap perwakilan akan bertanggung jawab menyampaikan hasil pemantauan kepada menteri di masing-masing instansi, agar tindak lanjut dapat dilakukan dengan cepat.
Purbaya menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar administrasi, tetapi juga mekanisme kontrol baru untuk memperkuat disiplin fiskal di tubuh birokrasi.
“Nanti kalau ada yang lambat, kami bantu supaya penyerapannya dipercepat,” kata dia.
Selain pengawasan internal, Kemenkeu juga menyiapkan kanal aduan masyarakat dan dunia usaha. Kanal ini memungkinkan pelaku usaha yang berhubungan dengan proyek pemerintah melapor jika terjadi hambatan di lapangan.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Soroti Dana Mengendap Rp653 Triliun, Siap Diinvestasikan
“Begitu ada keluhan, kami akan panggil pihak terkait untuk mempercepat penyelesaian,” ujarnya.
Purbaya menambahkan, kerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan membuat langkah ini lebih efektif.
Dirinya bahkan tidak segan menggunakan wewenangnya untuk menahan anggaran bagi K/L yang abai terhadap percepatan serapan.
“Kalau kementerian tidak mau ubah peraturan, ya anggarannya bisa kami potong. Tak usah dikasih duitnya,” tegas Purbaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








