LPS Tangani Tiga Bank dan Siapkan Program Penjaminan Asuransi

AKURAT.CO Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, melaporkan perkembangan penanganan bank serta kondisi penjaminan simpanan dalam Rapat KSSK periode terkini.
Ia menyebut terdapat tiga poin utama yang menjadi perhatian lembaganya sepanjang satu tahun terakhir.
Anggito mengatakan LPS telah menangani tiga bank dalam program penanganan sepanjang tahun terakhir. Dua bank telah dilikuidasi, sementara satu bank berhasil diselamatkan melalui skema resolusi. Dua lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Baca Juga: Purbaya Pastikan Kinerja Kemenkeu Tetap Normal Usai Anggito Pindah ke LPS
“Secara umum, program penanganan berjalan efektif dan tetap menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (3/11/2025).
LPS juga melanjutkan persiapan implementasi Program Penjaminan Polis Asuransi, yang diharapkan aktif sebelum 2028. Program ini akan memperluas mandat LPS dari sekadar penjaminan simpanan menjadi penjamin perlindungan konsumen industri asuransi.
Dalam keputusan terbaru, LPS menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) simpanan rupiah di bank umum sebesar 25 basis poin menjadi 3,5%.
Namun, Anggito mengingatkan bahwa proporsi nasabah yang menerima bunga di atas TBP meningkat tajam yaitu 2022 berada di 13% dan September 2025 sekitar 32%.
Baca Juga: Prabowo Lantik Anggito Abimanyu Jadi Ketua DK LPS, Farid Azhar Jadi Wakil Ketua
Dirinya meminta perbankan menyesuaikan suku bunga simpanan agar tidak melebihi batas penjaminan yang dapat meningkatkan risiko simpanan tidak dijamin.
Anggito juga menyoroti urgensi inklusi keuangan. Ia menyebut 51 juta warga Indonesia usia 15–74 tahun belum memiliki rekening simpanan.
“LPS bersama lembaga anggota KSSK mendorong perluasan basis masyarakat menabung untuk memperkuat stabilitas keuangan nasional,” katanya.
Menutup laporan, Anggito menegaskan KSSK akan terus meningkatkan kesiapan menghadapi risiko global dan melanjutkan penyelesaian aturan turunan UU P2SK. Rapat KSSK selanjutnya akan digelar pada Januari 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







