Menkeu Purbaya Hormati Proses Hukum Kasus Pajak, Pastikan Tak Ikut Campur

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pihaknya tidak akan ikut campur dalam penyidikan dugaan korupsi perpajakan yang tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Termasuk di dalamnya pencegahan ke luar negeri terhadap mantan Dirjen Pajak berinisial KD.
Purbaya menyebut hingga saat ini belum menerima laporan resmi dari Jaksa Agung terkait perkembangan penanganan perkara tersebut. Meski begitu, ia memastikan pemerintah menghormati seluruh proses hukum yang berjalan.
“Saya belum dapat laporan dari Pak Jaksa Agung, tapi saya pikir biar aja prosesnya berjalan,” ujar Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa edisi November 2025 di Jakarta, Kamis.
Baca Juga: Surat Cinta Menteri Purbaya
Ia juga membantah anggapan bahwa penyidikan Kejagung berkaitan dengan pernyataannya pekan lalu mengenai perusahaan yang belum membayar pajak tepat waktu.
“Ini beda, ini kan kasus tax amnesty. Mungkin ada beberapa penilaian yang tidak akurat. Biar Pak Jaksa Agung yang menjelaskan,” katanya.
Purbaya menyebut tidak ada permintaan data khusus dari Kejagung kepada dirinya. Namun beberapa pegawai Kemenkeu memang telah dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi.
“Beberapa orang kita diminta datang untuk beri pernyataan. Saya pikir biarkan kasus ini berjalan,” ujarnya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Ekonomi 2026 Berpeluang Melonjak ke 6 Persen
Menkeu menepis anggapan bahwa penyidikan ini merupakan bagian dari upaya ‘bersih-bersih’ internal yang ia canangkan sejak menjabat. Menurutnya, Ditjen Pajak memiliki mekanisme integritas sendiri, dan kasus yang muncul saat ini merupakan peristiwa masa lalu.
“Ini kasus lama, bukan zaman sekarang, dan saya tidak tahu seberapa kuat. Biar kejaksaan memproses,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








