Maybank Regional FinEx Awards 2025 Resmi Digelar: Komitmen Perkuat Literasi Keuangan Anak di Era Digital

AKURAT.CO Maybank Foundation kembali menggelar Maybank Regional Financial Education Excellence Awards 2025 (FinEx) ke-4 di Jakarta, sebuah ajang penghargaan regional yang menyoroti pentingnya literasi keuangan sejak usia dini di tengah perkembangan dunia digital yang semakin pesat. Acara ini menjadi puncak program Cashville Kidz (CVK), inisiatif edukasi keuangan untuk anak usia 9–12 tahun yang telah menjangkau jutaan keluarga di kawasan ASEAN.
Di tengah meningkatnya transaksi digital, pembayaran cashless, hingga maraknya kasus penipuan online (scam), literasi keuangan kini menjadi kebutuhan dasar yang harus dikuasai generasi muda. Karena itu, program CVK terus diperbarui setiap tahun agar tetap relevan dengan tantangan baru di era digital.
Mengapa Literasi Keuangan Anak Makin Penting di Era Cashless?
Chairman Maybank Group dan Maybank Foundation, Tan Sri Dato’ Sri Ir. Zamzamzairani Mohd Isa, menegaskan bahwa dunia hari ini berbeda jauh dibanding saat program CVK dimulai pada 2013.
Menurutnya, anak-anak saat ini tumbuh dengan smartphone dan tablet sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Kondisi ini membuat pengenalan konsep keuangan digital harus lebih cepat dan lebih menyeluruh.
Beliau menjelaskan:
“Zaman ini sudah zaman digital, anak-anak yang lahir punya device ya, punya HP, punya tablet. Jadi program yang kita lakukan ini memang kita revise setiap tahun supaya lebih relevan," ujar Tan Sri Dato saat dijumpai seusai acara Maybank Regional Financial Education Excellence Awards 2025 (FinEx) ke-4 di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.
Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa kurikulum CVK sekarang tidak hanya mengenalkan konsep dasar uang, tetapi juga memberikan pemahaman tentang risiko digital seperti scam dan cara mengelola transaksi digital dengan aman.
FinEx Awards 2025: Mengapresiasi Sekolah, Guru, Siswa, dan Keluarga
FinEx Awards tahun ini memberikan penghargaan dalam empat kategori yang merepresentasikan ekosistem pendidikan finansial di sekolah:
-
Best School Award – untuk sekolah yang menunjukkan kepemimpinan dan konsistensi dalam menjalankan program literasi keuangan.
-
Best Educator Award – untuk para pendidik yang menjadi ujung tombak edukasi finansial di ruang kelas.
-
Best Student Award – untuk siswa yang berhasil memahami dan menerapkan konsep keuangan secara nyata.
-
Best Family Award – untuk keluarga yang berhasil mengubah kebiasaan finansial melalui program Cashville Kidz Family Budgeting.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa literasi keuangan bukan hanya urusan sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan komunitas.
Dukungan Tokoh ASEAN dan Regulator Nasional
Acara FinEx tahun ini dihadiri perwakilan dari berbagai lembaga penting, mulai dari jajaran pimpinan Maybank Group hingga otoritas negara dan diplomat ASEAN. Hadir di antaranya:
-
Tan Sri Dato’ Sri Ir. Zamzamzairani Mohd Isa
-
Steffano Ridwan, Presiden Direktur Maybank Indonesia
-
Cecep Setiawan, Kepala Direktorat Literasi dan Edukasi Keuangan OJK
-
Perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Ditjen PAUD Dikdasmen
-
Para duta besar dari Malaysia, Filipina, Singapura, dan Timor-Leste
Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperlihatkan bahwa literasi keuangan sudah menjadi agenda prioritas yang didorong bersama di tingkat regional.
Kasus Scam di ASEAN dan Urgensi Edukasi Keuangan Dini
Dalam transkrip wawancara, Tan Sri Zamzamzairani menyoroti maraknya kasus scam di berbagai negara Asia. Menurutnya, modus penipuan di tiap negara mirip, namun tingkat literasi keuangan masyarakat sangat menentukan siapa yang rentan menjadi korban.
Ia juga menjelaskan mengapa program CVK menyasar anak usia 9–12 tahun:
dari total populasi ASEAN yang mencapai lebih dari 631 juta jiwa, sekitar 32% adalah anak-anak di bawah 14 tahun—kelompok yang rentan jika tidak dibekali pemahaman finansial yang memadai.
“Kita harus memastikan supaya golongan ini tidak menjadi sasaran scam. Itu yang kita fokus pada umur 9 hingga 12 tahun.”
Perwakilan Maybank Indonesia juga menegaskan bahwa edukasi tentang scam kini menjadi fokus utama melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan program edukasi digital.
Cashville Kidz: Program Literasi Keuangan Terbesar di ASEAN
Sejak diluncurkan pada 2013, CVK telah berkembang menjadi program literasi keuangan berbasis sekolah terbesar di kawasan. Hingga kini, program ini telah:
-
Menjangkau lebih dari 430.000 siswa
-
Melatih 8.200 guru
-
Menghadirkan kurikulum di 1.530 sekolah
-
Beroperasi di 8 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Kamboja
CVK dikembangkan bersama MoneyTree Asia Pacific dan memadukan pembelajaran animasi, modul interaktif, hingga simulasi kehidupan nyata agar anak lebih mudah memahami konsep keuangan.
Komitmen Maybank untuk Masa Depan Anak ASEAN
Dalam sambutannya, Tan Sri Zamzamzairani menegaskan bahwa literasi keuangan adalah fondasi pembangunan berkelanjutan di komunitas ASEAN.
“Selama lebih dari satu dekade, Maybank tetap teguh pada keyakinan bahwa pembangunan berkelanjutan berawal dari literasi keuangan.”
Beliau juga menyebutkan bahwa sejak 2021, program keberlanjutan Maybank telah memberi dampak positif kepada lebih dari 2,5 juta rumah tangga dan melibatkan lebih dari 610.000 penerima manfaat dari berbagai program Maybank Foundation.
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, turut mengapresiasi pencapaian tahun ini:
“Literasi keuangan bukan sekadar pengetahuan—melainkan keterampilan hidup yang membangun ketahanan, kepercayaan diri, dan peluang.”
Indonesia Jadi Bagian Penting dari Program Regional
Di Indonesia, program CVK telah berlangsung sejak 2019 dengan dukungan OJK dan Kemendikdasmen. Program ini sudah menjangkau:
-
18.800 siswa
-
73 sekolah
-
Berbagai wilayah di Indonesia
Kolaborasi lintas lembaga ini mempertegas komitmen bersama dalam menyiapkan anak Indonesia agar lebih siap menghadapi ekonomi digital.
Tahun depan, Vietnam dipastikan menjadi tuan rumah, dan kemungkinan FinEx akan diperluas ke Singapura hingga Timor-Leste yang kini menjadi anggota ASEAN ke-11.
Kesimpulan
Maybank Regional FinEx Awards 2025 bukan hanya ajang penghargaan, tapi momentum penting untuk memperkuat budaya literasi keuangan di ASEAN. Dengan dunia digital yang membawa peluang sekaligus ancaman baru, membekali anak-anak dengan pengetahuan finansial menjadi kunci menciptakan generasi yang lebih tangguh, kritis, dan siap menghadapi masa depan.
Kalau kamu ingin mengikuti perkembangan terbaru seputar literasi keuangan, edukasi digital, atau program sosial regional, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.
Baca Juga: Cermati Fintech Group dan AMODA Dorong Literasi Finansial Lewat Cermatalks 2025
Baca Juga: Personalisasi dalam Digital Banking: Cara Maybank Mengikuti Perilaku dan Kebutuhan Nasabah Masa Kini
FAQ – Maybank FinEx Awards 2025 & Program Mas Lotif
1. Apa itu Maybank FinEx Awards 2025?
Maybank FinEx Awards 2025 adalah ajang penghargaan yang digagas Maybank Group dan Maybank Foundation untuk mendorong literasi keuangan, pemberdayaan UMKM, serta meningkatkan inklusi keuangan di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
2. Apa tujuan utama penyelenggaraan FinEx Awards?
Tujuan utamanya adalah memberi apresiasi bagi individu, komunitas, dan lembaga yang berkontribusi besar dalam edukasi finansial, inovasi ekonomi, serta penguatan fondasi keuangan masyarakat.
3. Siapa Tan Sri Zamzamzairani Mohd Isa?
Ia adalah Chairman Maybank Group sekaligus Chairman Maybank Foundation yang memimpin berbagai inisiatif sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Asia.
4. Apa itu program Mas Lotif yang dimulai sejak 2013?
Mas Lotif adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas yang dijalankan Maybank Foundation untuk menciptakan dampak sosial berkelanjutan, termasuk pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas usaha, dan literasi finansial.
5. Di negara mana saja Mas Lotif dijalankan?
Program ini dijalankan di beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sebagai salah satu fokus utama penerima manfaat.
6. Mengapa program pemberdayaan seperti Mas Lotif dianggap penting?
Karena program ini membangun fondasi ekonomi masyarakat dari bawah, membantu mereka memiliki kemampuan finansial, usaha produktif, dan akses lebih baik terhadap peluang ekonomi jangka panjang.
7. Apa dampak program Maybank Foundation bagi masyarakat Indonesia?
Program-program Maybank Foundation telah membantu peningkatan literasi finansial, pemberdayaan UMKM, dan memperluas akses pelatihan serta pendampingan bagi ribuan peserta di Indonesia.
8. Apa pesan utama Chairman Maybank mengenai masa depan ekonomi masyarakat?
Ia menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi berkelanjutan, dan pendekatan berbasis komunitas agar manfaat program benar-benar dirasakan hingga tingkat akar rumput.
9. Bagaimana Maybank memastikan programnya berkelanjutan?
Dengan monitoring berkala, kolaborasi bersama pemerintah dan komunitas lokal, serta model program yang dirancang untuk mandiri setelah masa pendampingan selesai.
10. Apa peran Indonesia dalam program-program sosial Maybank?
Indonesia menjadi salah satu negara prioritas karena skala ekonomi, potensi UMKM yang besar, serta kebutuhan penguatan literasi keuangan yang masih sangat tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









