Menkeu Purbaya: MBG Jadi Motor Serapan Anggaran Kuartal I 2026

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memprediksi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal menjadi program dengan penyerapan anggaran paling cepat pada kuartal I 2026.
Keyakinan itu didasarkan pada pola belanja program yang telah berjalan bahkan saat sekolah memasuki masa libur panjang.
Purbaya menyebut MBG yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN) sudah lebih dulu melakukan belanja dibandingkan program lain. Dengan demikian, realisasi anggaran diperkirakan langsung meningkat sejak awal tahun.
Baca Juga: Efek MBG, Siswa Boedoet Jadi Lebih Semangat Datang ke Sekolah
“MBG lah, dugaan saya MBG. Sudah belanja dia pasti, dia sudah belanja banyak,” ujar Purbaya usai Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Meski sempat dihentikan sementara pada awal Januari 2026 untuk keperluan evaluasi, MBG secara umum tetap berjalan selama masa libur sekolah.
Program ini dirancang untuk menjaga pemenuhan gizi anak dan kelompok rentan secara berkelanjutan.
Seiring berakhirnya masa liburan akhir tahun, aktivitas sekolah kembali normal dan belanja MBG diproyeksikan terus berlanjut.
Baca Juga: Jaga Mutu MBG, 4.535 SPPG Sudah Lulus SLHS
Kondisi tersebut membuat program ini dinilai menjadi motor awal realisasi belanja negara. “Tapi yang saya yakin MBG sudah duluan (belanja), sudah jalan kan sekolahnya,” tambah Purbaya.
Mengutip hasil data Kementerian Keuangan, mencatat hingga 31 Desember 2025, serapan anggaran MBG telah mencapai Rp51,5 triliun atau 72,5% dari pagu APBN 2025 sebesar Rp71 triliun.
Dari jumlah tersebut, manfaat langsung yang diterima masyarakat mencapai Rp43,3 triliun.
Anggaran tersebut digunakan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil dan menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia.
Sedangkan untuk jumlah penerima manfaat tercatat mencapai 56,13 juta orang dari target 82,9 juta penerima di 38 provinsi.
Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan dana jumbo sebesar Rp335 triliun guna melanjutkan program MBG.
Dari total tersebut, Rp268 triliun disalurkan melalui BGN, sementara Rp67 triliun atau sekitar 20% dicadangkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









