Whale Borong 220 Juta Koin ADA, Harga Cardano Siap Rebound?

AKURAT.CO Harga aset kripto Cardano (ADA) mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah tertekan dalam beberapa pekan terakhir.
Di tengah volatilitas pasar kripto global, pergerakan terbaru ADA memunculkan satu pertanyaan krusial, apakah ini awal fase pemulihan atau sekadar technical rebound?
Data on-chain mengindikasikan adanya pergeseran sentimen. Dua kelompok investor whale dan holder jangka panjang terlihat mulai mengambil posisi strategis.
Berdasarkan data platform analitik on-chain Santiment, alamat wallet yang menyimpan antara 10 juta hingga 100 juta ADA tercatat menambah lebih dari 220 juta ADA dalam beberapa hari terakhir. Nilainya diperkirakan melampaui USD61 juta saat publikasi.
Baca Juga: Pertanyakan Cadangan Aset Kripto Indodax, OJK Diminta Tegakkan Aturan
“Akumulasi dalam fase pelemahan harga umumnya mencerminkan strategi beli saat diskon. Ini bisa menjadi sinyal awal bahwa pelaku pasar besar melihat valuasi ADA mulai menarik,” demikian tercermin dari data distribusi kepemilikan whale di kutip dari BeinCrypto, Senin (16/2/2026).
Aksi borong tersebut bukan sekadar angka besar. Secara mekanisme pasar, akumulasi dalam jumlah signifikan berpotensi mengurangi suplai beredar di pasar spot. Dalam jangka pendek, kondisi ini dapat membantu menjaga stabilitas harga, terutama jika tekanan jual mereda.
Tak hanya whale, indikator Mean Coin Age (MCA) juga memperlihatkan tren naik dan kini berada di level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Indikator ini mengukur rata-rata usia koin yang beredar dan menjadi proksi perilaku holder jangka panjang.
“Ketika Mean Coin Age meningkat, itu berarti koin-koin lama tidak berpindah tangan. Artinya, investor memilih menahan asetnya dibanding menjual,” berdasarkan pembacaan data on-chain terbaru.
Baca Juga: Aset Kripto Masuk Fase Kematangan di 2026
Kondisi tersebut memperkuat narasi bahwa tekanan jual dari investor lama relatif terbatas. Dalam siklus kripto, kombinasi antara akumulasi whale dan kenaikan MCA kerap menjadi fondasi awal pembentukan struktur bullish.
Secara teknikal, ADA saat ini diperdagangkan di kisaran USD0,278. Level USD0,271 menjadi support penting karena beririsan dengan area 23,6% Fibonacci Retracement. Jika level ini bertahan, struktur teknikal jangka pendek berpotensi membentuk pola higher low.
“Selama support USD0,271 tidak ditembus secara meyakinkan, peluang rebound menuju USD0,303 tetap terbuka,” berdasarkan analisis teknikal pergerakan harga.
Level USD0,303 menjadi resistance awal yang harus ditembus untuk mengonfirmasi pembalikan arah. Jika berhasil breakout, target berikutnya berada di kisaran USD0,354 hingga USD0,391.
Namun risiko tetap membayangi. Apabila ADA gagal mempertahankan support USD0,271, tekanan jual bisa kembali mendominasi. Skenario koreksi lanjutan membuka ruang penurunan menuju area USD0,245 dan berpotensi menggugurkan sentimen bullish yang sedang terbentuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









