Akurat
Pemprov Sumsel

Modal Asing Rp2,22 Triliun Banjiri Pasar Saham RI dalam Sepekan

Yosi Winosa | 7 Maret 2026, 19:03 WIB
Modal Asing Rp2,22 Triliun Banjiri Pasar Saham RI dalam Sepekan
Ilustrasi pasar saham RI

AKURAT.CO Investor asing atau nonresiden mencatatkan beli bersih (capital inflow) di pasar saham RI sebesar Rp2,22 triliun dalam sepekan (2-6 Maret 2026), berdasarkan data statistik harian BEI yang direkap Akurat.co.

Namun demikian, secara year to date, asing masih mencatatkan jual bersih (capital outflow) sebesar Rp7,28 triliun per 6 Maret 2026, membaik dari posisi pekan sebelumnya atau 27 Februari 2026 yang tercatat jual bersih sebesar Rp9,51 triliun.

Jika dirinci, hampir setiap hari asing melakukan jual bersih pada pekan lalu, kecuali pada hari Selasa (3 Maret 2026) yang tercatat beli bersih sebesar Rp3,44 triliun.

Baca Juga: Modal Asing Rp0,9 Triliun Masuk ke Pasar Modal RI dalam Sepekan

Sisanya hari Senin, Rabu, Kamis dan Jumat tercatat asing melakukan jual bersih masing-masing sebesar Rp631,18 miliar, Rp118,08 miliar, Rp210,01 miliar dan Rp263 miliar.

Data perdagangan saham di BEI selama periode 2—6 Maret 2026 sendiri ditutup pada zona negatif. Perubahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan sebesar 7,89% sehingga ditutup pada level 7.585,687, dari posisi 8.235,485 pada pekan lalu.

Kemudian perubahan turut dialami oleh kapitalisasi pasar BEI, yaitu sebesar 7,85% menjadi Rp13.627 triliun dari Rp14.787 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi harian BEI juga ditutup berubah sebesar 7,33% sebesar 2,73 juta kali transaksi dari 2,95 juta kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi harian BEI berubah sebesar 16,64% menjadi Rp24,97 triliun dari Rp29,95 triliun pada pekan sebelumnya.

Perubahan turut terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini sebesar 17% menjadi 42,34 miliar lembar saham dari 51,02 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.