8 Mata Uang Asia Melemah terhadap Dolar AS di Tengah Konflik Global, Ada Rupiah?

AKURAT.CO Pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS kembali menjadi perhatian pasar keuangan global. Ketegangan geopolitik dan konflik politik di sejumlah kawasan memicu penguatan dolar AS sebagai aset safe haven.
Kondisi tersebut membuat sejumlah mata uang di kawasan Asia mengalami tekanan terhadap dolar AS. Investor global cenderung memindahkan aset ke dolar sehingga nilai tukar mata uang regional ikut melemah.
Dikutip dari berbagai sumber, pada Senin (9/3/2026), berikut daftar mata uang Asia yang mengalami pelemahan terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian politik global.
Daftar Mata Uang Asia yang Melemah terhadap Dolar AS
Mata Uang | Nilai Tukar terhadap USD |
|---|---|
Rupiah Indonesia (IDR) | sekitar Rp16.984 per USD |
Yen Jepang (JPY) | sekitar 107–109 yen per USD |
Won Korea Selatan (KRW) | sekitar 1.330–1.340 won per USD |
Yuan China (CNY) | sekitar 6,90 yuan per USD |
Baht Thailand (THB) | sekitar 35–36 baht per USD |
Ringgit Malaysia (MYR) | sekitar 4,70 ringgit per USD |
Peso Filipina (PHP) | sekitar 56 peso per USD |
Dong Vietnam (VND) | sekitar 24.500 dong per USD |
Faktor Penyebab Pelemahan Mata Uang Asia
Terdapat beberapa faktor utama yang mendorong pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










