Melestarikan Batik Tulis dan Tenun Badui, ”Pekatan Batik” Terus Berkembang Menghidupkan Wastra Nusantara Bersama Pemberdayaan BRI

AKURAT.CO Kain bukan sekadar lembaran tekstil. Lebih dari itu, kain menyimpan cerita, perjalanan, dan identitas budaya yang melekat lintas waktu.
Kecintaan terhadap wastra Nusantara inilah yang membuat Ifti, pengusaha batik yang berdomisili di Kota Depok mendedikasikan hidupnya untuk melestarikankekayaan budaya tersebut.
Kecintaan perempuan asal Pekalongan ini terhadap wastra Nusantara semakin kuat setelah bertemu dengan sang suami yang memiliki minat serupa. Keduanya bahkan gemar mengoleksi kain yang dibawa sebagai oleh-oleh dari berbagai perjalanan.
Pada akhir November 2019, Pekatan Batik resmi berdiri di Depok, Jawa Barat. Namun perjalanan awal usaha ini tidak berjalan mulus karena pandemi COVID-19 yang melanda tak lama setelah usaha tersebut berdiri.
Usaha tersebut sempat vakum sebelum akhirnya kembali berjalan melalui penjualan secara daring. Dari titik itu, Pekatan perlahan berkembang, tidak hanya sebagai usaha, tetapi juga sebagai ruang untuk menjaga agar wastra Nusantara tetap hidup dan berkembang.
Pekatan Batik melestarikan batik tulis, tenun Badui, dan lurik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) melalui koleksi pesisiran dan produk ready-to-wear. Bagi Ifti, batik dan tenun bukan sekadar kain, melainkan kekayaan budaya yang perlu terus dijaga agar tetap hidup dan dikenakan lintas generasi.
Melalui desain yang modern, terbatas, dan eksklusif, Pekatan berupaya mengubah stigma bahwa batik hanya identik dengan acara formal atau generasi lama. Wastra Nusantara dapat dikenakan di berbagai kesempatan, tetap modis tanpa kehilangan nilai budayanya.
Dalam proses produksinya, Pekatan Batik berusaha memaksimalkan penggunaan kain yang ada. Sisa potongan bahan tidak dibiarkan terbuang, tetapi diolah kembali menjadi produk baru yang tetap memiliki nilai, sehingga setiap koleksi hadir dalam jumlah terbatas sekaligus lebih ramah lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









