Harga Avtur Pertamina Naik, Bahlil: Masih Jauh Lebih Kompetitif dari Tetangga

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara perihal kenaikan harga avtur untuk penerbangan.
Adapun, per 1 April 2026, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga beli avtur. Dimana, harga tersebut naik sekitar 70% dari harga bulan Maret 2026.
Sebagai contoh, untuk di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, harga avtur domestik per tanggal 1-31 Maret 2026 adalah Rp13.656,51 per liter. Sedangkan pada periode 1 – 30 April 2026 harganya menjadi Rp23.551,08 per liter atau naik 72,45%.
Baca Juga: Harga Avtur Naik 70 Persen, INACA Dorong Kenaikan TBA Penerbangan
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan, harga avtur yang ditetapkan oleh Pertamina disesuaikan dengan mekanisme pasar yang saat ini berjalan.
“Harga Avtur memang ini kan adalah harga pasar dan otomatis karena ini juga melayani pengisian Avtur global, pesawat-pesawat dari luar negeri yang masuk, maka mekanisme berjalan adalah mekanisme pasar,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (6/4/2026).
Meski demikian, Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan bahwa harga avtur yang ditetapkan Pertamina masih kompetitif dibandingkan dengan harga negara tetangga.
“Memang ada kenaikan dari pertamina, tetapi kenaikan itu dibandingkan dengan harga Avtur di negara lain, khususnya tetangga, itu kita masih jauh lebih kompetitif,” tuturnya.
Desakan Asosiasi
Diberitakan sebelumnya, INACA meminta Pemerintah segera merealisasikan kenaikan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) avtur dan Tarif Batas Atas (TBA) penerbangan domestik.
Hal ini berkaitan dengan kenaikan harga avtur yang diumumkan oleh Pertamina sebagai penyedia avtur penerbangan nasional di mana kenaikan tersebut mulai berlaku hari ini, Rabu, 1 April 2026.
Dalam pengumumannya tersebut, Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja menyatakan bahwa Pertamina melakukan penyesuaian atau kenaikan.
Yakni harga avtur untuk domestik per 1 -30 April naik rata-rata 70%, sedangkan untuk internasional naik 80% (berbeda tiap bandara) persen dibanding harga per 1 -31 Maret 2026.
“Jika dibandingkan dengan harga avtur domestik rata-rata pada tahun 2019 (pada saat TBA mulai diberlakukan) yaitu Rp7.970,- maka kenaikannya mencapai 295%,” kata Denon dalam keterangan yang diterima Akurat.co, Rabu (1/4/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









