Akurat
Pemprov Sumsel

Tugu Insurance Cetak Laba Rp711 Miliar, Properti Paling Dominan

Andi Syafriadi | 12 April 2026, 19:10 WIB
Tugu Insurance Cetak Laba Rp711 Miliar, Properti Paling Dominan
Tugu Insurance membukukan laba Rp711 miliar pada 2025, naik 77,1% yoy. Segmen kebakaran dan properti menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan.

AKURAT.CO PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance mencatat lonjakan laba bersih yang signifikan sepanjang 2025.

Emiten berkode saham TUGU ini membukukan laba setelah pajak sebesar Rp711 miliar, naik 77,1% secara tahunan (yoy) dari Rp402 miliar pada 2024.

Kenaikan laba tersebut ditopang peningkatan hasil jasa asuransi yang naik 39,1% yoy menjadi Rp1,02 triliun, dari sebelumnya Rp736 miliar. Sementara itu, pendapatan jasa asuransi tumbuh 22,12% yoy menjadi Rp9,11 triliun, dan premi bruto naik 12% yoy menjadi Rp6,37 triliun.

Baca Juga: Strategi Tugu Insurance 2026: 8 Langkah Menuju Asuransi Nomor 1 di Indonesia

Presiden Direktur, Adi Pramana mengatakan segmen fire and property masih menjadi penopang utama bisnis dengan kontribusi 46,5% terhadap total portofolio.

“Kalau dari segmennya ada fire and property paling utama dan tetap dominan sebesar 46,5 persen,” kata Adi dalam keterangannya di Jakarta.

Selain properti, lini aviation menyumbang 12%, sementara offshore berkontribusi 10,5%.

Secara historis, lini kebakaran dan properti memang menjadi core business utama Tugu Insurance sebagai bagian dari grup PT Pertamina (Persero), terutama dalam perlindungan aset industri energi, logistik, dan properti korporasi.

Kinerja ini penting bagi pasar karena menunjukkan sektor asuransi umum masih mampu menjaga pertumbuhan di tengah tekanan pasar modal dan dinamika ekonomi global. Bagi investor, kenaikan laba berpotensi menjadi sentimen positif terhadap saham TUGU di Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga: OJK: Lonjakan Hasil Investasi Asuransi Jadi Sinyal Pemulihan Industri

Ke depan, perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis 9-10% pada 2026 melalui penguatan portofolio dan efisiensi operasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.