Pajak Tumbuh 20,7 Persen, Bantalan Fiskal APBN 2026 Menguat

AKURAT.CO Kinerja penerimaan negara pada awal 2026 menunjukkan tren perbaikan yang memperkuat bantalan fiskal Indonesia.
Menteri Keuanga, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penerimaan pajak hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp394,8 triliun, setara 16,7% dari target APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.
Sedangkan secara tahunan, penerimaan pajak tumbuh 20,7%, setelah pada dua bulan pertama tahun ini sempat melonjak sekitar 30%.
Kinerja tersebut dinilai menjadi indikator perbaikan aktivitas ekonomi domestik sekaligus hasil dari restrukturisasi sistem pemungutan pajak dan kepabeanan.
Baca Juga: Antisipasi Risiko Terburuk Harga Minyak, Pemerintah Perkuat Penerimaan Pajak
Menurut Purbaya, langkah pembenahan organisasi dan digitalisasi administrasi perpajakan mulai memberikan dampak nyata terhadap penerimaan negara.
"Syukurnya pertumbuhan penerimaan menjadi faktor penting menjadi pendukung persepsi positif bagi para lembaga pemeringkat global terhadap posisi fiskal Indonesia," ucap Purbaya.
Sebab, di tengah kekhawatiran rasio pembayaran utang terhadap penerimaan pajak, peningkatan tax ratio dan efektivitas pengumpulan pajak menjadi kunci menjaga keberlanjutan APBN.
S&P disebut mencermati tren ini sebagai salah satu dasar mempertahankan peringkat Indonesia di level BBB.
Baca Juga: Awal 2026 Cerah, Pajak Tumbuh 30,8 Persen Dorong Penerimaan Negara
Dengan penerimaan yang membaik, pemerintah optimistis ruang fiskal tetap memadai untuk menjaga daya beli masyarakat, pembiayaan pembangunan, serta stabilitas ekonomi di tengah tekanan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








