Harga Perak Antam Melemah Hari Ini, Kini Rp48.350 per Gram

AKURAT.CO Harga perak Antam, pada Senin (27/4/2026), mengalami koreksi signifikan, mencapai Rp48.350 per gram setelah anjlok Rp350 dari harga sebelumnya.
Penurunan ini mencerminkan dinamika pasar yang volatil, dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi domestik dan global.
Bagi investor, memahami fluktuasi ini sangat penting untuk pengambilan keputusan investasi yang tepat, baik untuk jangka pendek maupun panjang.
Penurunan Harga Perak Antam Hari Ini
Harga perak Antam hari ini menunjukkan penurunan sebesar Rp350 per gram, dengan harga dipatok Rp48.350 per gram.
Sebelumnya, harga perak Antam berada pada level Rp48.700 per gram.
Baca Juga: Pertamina Drilling Tuntaskan Sumur BNG-079 dalam 38 Hari
Koreksi harga ini terjadi sejalan dengan melemahnya harga emas Antam pada hari yang sama, menandakan awal pekan yang kurang baik bagi investor komoditas logam mulia.
Sentimen pasar yang bergejolak menjadi salah satu penyebab utama tekanan jual di pasar komoditas.
Sebagai perbandingan, pada 20 April 2026, harga perak Antam sempat merosot Rp900 menjadi Rp50.500 per gram.
Sementara itu, pada 9 April 2026, harga perak Antam tergelincir Rp1.400 menjadi Rp47.050. Volatilitas ini menunjukkan bahwa harga perak sangat responsif terhadap kondisi pasar global dan domestik.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Harga Perak
Pergerakan harga perak, baik di pasar global maupun domestik, dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental yang kompleks. Salah satu penentu utamanya adalah nilai tukar perak terhadap Dolar AS (XAG/USD).
Penguatan dolar sering kali memberikan tekanan pada harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut.
Selain itu, dinamika penawaran dan permintaan di pasar global juga memainkan peran krusial. Perubahan teknologi dalam industri yang menggunakan perak, aktivitas daur ulang perak, serta kondisi ekonomi makro secara keseluruhan turut membentuk tren harga.
Minat investor terhadap aset safe haven, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global, sering kali mendorong kenaikan harga perak.
Sebuah indikator penting lainnya yang selalu diamati oleh para analis adalah rasio Emas-Perak, yang memberikan gambaran relatif tentang nilai kedua logam mulia tersebut dan dapat menjadi petunjuk arah pergerakan harga di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









