Purbaya Sebut Investor China Percaya Ekonomi Indonesia

AKURAT.CO Pemerintah menilai pasar keuangan China memiliki kepercayaan yang kuat terhadap fundamental ekonomi Indonesia, seiring rencana penerbitan surat utang global berdenominasi yuan atau Panda Bond.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keyakinan investor China terhadap ekonomi Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penerbitan instrumen tersebut.
Menurut dia, pasar keuangan China tidak terlalu rentan dipengaruhi perubahan peringkat kredit dibandingkan pasar global lainnya.
Baca Juga: Tokenisasi Aset: Kunci Masa Depan Pasar Keuangan Digital di Indonesia?
“China melihat fundamental ekonomi Indonesia cukup baik,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin.
Selain itu, China dinilai memiliki likuiditas pasar yang besar sehingga berpotensi menjadi sumber pembiayaan alternatif bagi pemerintah Indonesia.
Purbaya mengungkapkan dirinya juga telah bertemu dengan Industrial and Commercial Bank of China atau ICBC. Dalam pertemuan tersebut, pihak China disebut menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam penerbitan Panda Bond Indonesia.
Rencana penerbitan obligasi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah memperluas sumber pembiayaan APBN di tengah ketidakpastian global dan volatilitas pasar keuangan internasional.
Selain membuka akses pembiayaan di pasar China, pemerintah Indonesia juga membuka peluang bagi China untuk menerbitkan obligasi di pasar domestik Indonesia sebagai bentuk kerja sama timbal balik.
Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan Dim Sum Bond pada Oktober 2025. Namun, Panda Bond dinilai lebih kompetitif karena menawarkan yield yang lebih rendah, yakni sekitar 2,3% hingga 2,5%.
Baca Juga: BRI Borong 3 Penghargaan Dealer Utama Terbaik 2025 dari Kemenkeu, Perkuat Pasar Keuangan
Langkah diversifikasi pembiayaan tersebut juga dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pembiayaan berbasis dolar AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








