Perkuat Keamanan Transaksi Kripto, Catcrs Resmi Aktifkan Sistem Travel Rule

AKURAT.CO, Platform aset kripto Catcrs mengambil langkah berani dalam memperketat standar keamanan mereka.
Terbaru, Catcrs secara resmi mengaktifkan skema Travel Rule melalui peningkatan sistem kepatuhan guna mendukung keamanan transfer aset digital, baik antar-platform maupun lintas negara.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap regulasi global yang kian dinamis, sekaligus menjaga keseimbangan antara keamanan transaksi dan privasi data para penggunanya.
Baca Juga: Pasar Kripto Melambat, Investor Ritel Indonesia Masih Bertahan
Chief Operating Officer (COO) Catcrs, Farid Hakim, mengungkapkan bahwa penerapan Travel Rule adalah bagian dari visi besar perusahaan untuk membangun ekosistem yang lebih tangguh terhadap perubahan regulasi di masa depan.
“Industri aset digital bergerak menuju standar kepatuhan yang semakin jelas. Kami memilih mempersiapkan sistem sejak sekarang agar pengguna tetap dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman tanpa terganggu perubahan regulasi di kemudian hari,” ujar Farid Hakim dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Dalam sistem terbaru ini, Catcrs akan mengirimkan informasi transaksi tertentu melalui jaringan kepatuhan, khususnya untuk transfer yang nilainya melampaui ambang batas sesuai ketentuan regulator.
Meski melibatkan pertukaran data, Farid memastikan bahwa proses tersebut dilakukan dengan teknologi enkripsi dan kontrol akses yang sangat ketat. Dia menepis kekhawatiran mengenai potensi kebocoran privasi pengguna.
“Travel Rule bukan tentang membocorkan data pengguna, tetapi memastikan transaksi berjalan dalam koridor hukum yang jelas dan aman. Kami ingin transaksi normal pengguna tidak terdampak risiko kesalahan identifikasi atau gangguan akibat ketidaksiapan sistem,” tegas Farid.
Walaupun ada penyesuaian di sisi kepatuhan, Catcrs menjamin tidak akan ada perubahan drastis pada pengalaman pengguna (user experience).
Proses verifikasi tambahan akan berjalan di latar belakang sistem, sehingga pengguna tetap bisa bertransaksi melalui antarmuka yang sudah familiar.
Tim teknis dan kepatuhan Catcrs diklaim telah bekerja sama erat untuk memastikan implementasi aturan ini tidak mengorbankan kenyamanan.
Setiap akses terhadap data sensitif pun dilengkapi dengan jalur audit untuk mencegah penyalahgunaan.
Baca Juga: Iran Wacanakan Tol Kapal di Selat Hormuz Dibayar Kripto, Ini Fakta dan Dampaknya
Farid menegaskan bahwa investasi pada sistem kepatuhan adalah investasi jangka panjang untuk meraih kepercayaan publik yang lebih luas.
“Kami memandang kepatuhan sebagai bentuk perlindungan jangka panjang, baik bagi perusahaan maupun pengguna. Platform yang siap terhadap regulasi akan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk bertahan dan berkembang,” tutupnya.
Dengan sistem yang lebih matang ini, para pengguna Catcrs diharapkan merasa lebih tenang karena risiko gangguan mendadak pada aktivitas transfer lintas platform dapat diminimalisir, sekaligus memiliki dukungan dokumentasi transaksi yang lebih jelas secara hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








