Jababeka Teken Fasilitas Pembiayaan Jangka Panjang Rupiah dengan Bank Mandiri untuk Refinancing Senior Notes

AKURAT.CO PT Jababeka Tbk. (KIJA) telah melakukan penandatanganan fasilitas pinjaman jangka panjang baru dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada tanggal 13 Mei 2026.
Fasilitas pembiayaan baru tersebut memiliki jangka waktu selama 15 tahun dan diberikan dalam mata uang Rupiah Indonesia dengan tingkat bunga floating sebesar 7% per tahun.
Dana hasil fasilitas tersebut akan digunakan terutama untuk refinancing Senior Notes Perseroan sebesar USD185.856.000 yang akan jatuh tempo pada Desember 2027, serta tambahan fasilitas term loan sebesar Rp70 miliar untuk mendukung kebutuhan umum korporasi Perseroan.
Baca Juga: Sengketa Pipa Limbah Jababeka dengan MAP, Alarm Kepastian Investasi di Kawasan Industri
Transaksi ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan kewajiban (liability management). Perseroan secara proaktif dan semakin memperkuat profil keuangan jangka panjang Perseroan melalui perpanjangan jatuh tempo utang serta peningkatan visibilitas likuiditas.
Selain itu, penggunaan fasilitas pinjaman dalam mata uang Rupiah Indonesia juga dilakukan untuk menyelaraskan struktur pembiayaan dengan mata uang pelaporan Perseroan, sehingga dapat mengurangi volatilitas laba akibat fluktuasi nilai tukar mata uang asing, khususnya Dolar Amerika Serikat (USD).
Sehubungan dengan fasilitas pembiayaan tersebut, Perseroan memberikan jaminan berupa sejumlah aset milik Perseroan dan entitas anak dengan total nilai jaminan yang memenuhi rasio coverage sebesar 120% dari nilai pinjaman.
Pemberian jaminan tersebut bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, sehingga tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham.
"Kami mengapresiasi dukungan dan kepercayaan yang diberikan Bank Mandiri melalui fasilitas pembiayaan jangka panjang ini. Transaksi ini secara signifikan memperpanjang profil jatuh tempo utang kami, memperkuat posisi likuiditas, serta semakin meningkatkan fleksibilitas keuangan kami," ujar Budianto Liman, Wakil Direktur Utama Jababeka.
Di tengah volatilitas yang meningkat pada pasar utang internasional, perusahaan meyakini bahwa fasilitas pembiayaan ini merupakan solusi pendanaan yang tepat dan prudent bagi Perseroan.
Dukungan kuat dari sektor perbankan domestik juga mencerminkan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap strategi, kinerja operasional, dan fundamental jangka panjang Perseroan.
Perseroan menambahkan bahwa Perseroan tetap berkomitmen untuk mempertahankan strategi pendanaan jangka panjang yang terdiversifikasi dan terus memandang instrumen perbankan maupun pasar surat utang (debt capital market) sebagai sumber pendanaan yang penting.
Manfaat Fasilitas Pembiayaan Jangka Panjang dari Bank Mandiri
Perseroan menghargai dukungan jangka panjang yang telah diberikan oleh para investor obligasi dan surat utang selama bertahun-tahun dan kami akan tetap berkomitmen untuk menjaga komunikasi aktif dengan komunitas pembiayaan secara luas.
Ke depan, Perseroan tetap berfokus pada upaya menjaga struktur permodalan yang prudent, mempertahankan likuiditas yang kuat, serta mengoptimalkan profil pendanaan dalam jangka panjang.
Adapun manfaat dari fasilitas ini mencakup:
Perpanjangan profil rata-rata jatuh tempo utang melalui tenor baru selama 15 tahun
Refinancing Senior Notes secara proaktif jauh sebelum jatuh tempo pada Desember 2027
Penyelarasan struktur pembiayaan dengan mata uang pelaporan guna mengurangi risiko volatilitas nilai tukar
Pengurangan risiko refinancing di tengah kondisi volatilitas pasar yang tinggi
Penguatan posisi likuiditas dan fleksibilitas keuangan Perseroan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







