UU P2SK Tarik Modal Asing ke RI, Misbakhun: Kalau Ada Sengketa Perdata Penyelesaiannya Cepat

AKURAT.CO DPR RI mengungkapkan rencana pembentukan Indonesia International Financial Center (IIFC), sebuah kawasan jasa keuangan khusus yang akan dirancang untuk menarik modal global ke Indonesia.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan, kawasan tersebut akan memiliki berbagai fasilitas dan perlakuan khusus bagi pelaku industri keuangan.
"Itu akan menjadi pusat keuangan Indonesia untuk bisa menjadi pusat investasi," kata Misbakhun di Gedung DPR RI, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: UU P2SK Jadi Landasan Hukum Danantara Terbitkan Patriot Bond dan Merah Putih Bond
Menurutnya, kawasan tersebut akan menjadi lokasi berbagai lembaga jasa keuangan, mulai dari perbankan, asuransi, dana pensiun, modal ventura hingga family office.
Di kawasan itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah keistimewaan, termasuk regulasi perpajakan khusus, sistem penyelesaian sengketa perdata yang lebih cepat, serta mekanisme pengawasan tersendiri.
"Kalau ada persengketaan perdata di sana juga diberikan metode penyelesaian yang sifatnya cepat," ujarnya.
Sebagai informasi, konsep serupa telah diterapkan di sejumlah pusat keuangan dunia seperti Singapore, Dubai International Financial Centre, dan Hong Kong yang menawarkan hukum dan perpajakan khusus untuk menarik modal internasional.
Data dari World Bank menunjukkan investasi asing langsung (FDI) Indonesia masih berada di bawah sejumlah pusat keuangan utama Asia jika dilihat dari perannya sebagai hub regional.
Karena itu, pemerintah berharap IIFC dapat meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi sekaligus pusat pengelolaan kekayaan global.
Misbakhun mengatakan pembentukan kawasan tersebut akan diatur melalui undang-undang tersendiri yang ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan setelah pembahasan dimulai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










