Akurat Logo

Pengertian Saham dan Cara Kerjanya dalam Investasi

Redaksi Akurat | 10 Juni 2026, 15:16 WIB
Pengertian Saham dan Cara Kerjanya dalam Investasi
Ilustrasi Saham

AKURAT.CO Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang semakin populer di kalangan masyarakat. Banyak orang mulai tertarik berinvestasi saham untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang. Namun, apa sebenarnya pengertian saham dan cara kerjanya?

Baca Juga: Elnusa Tebar Dividen Rp323 Miliar, Naik 13 Persen Jadi Rp44,29 per Saham

Pengertian Saham

Saham adalah bukti kepemilikan seseorang atau badan atas suatu perusahaan. Dengan memiliki saham, investor berarti memiliki sebagian kecil dari perusahaan tersebut.

Semakin banyak saham yang dimiliki, semakin besar pula porsi kepemilikan dan potensi keuntungan yang bisa diperoleh.

Cara Kerja Saham

1. Membeli Saham di Pasar Modal

Cara kerja saham dimulai ketika investor membeli saham melalui pasar modal, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI). Pembelian dilakukan melalui perusahaan sekuritas yang menjadi perantara.

Harga saham akan ditentukan oleh mekanisme pasar, yaitu berdasarkan permintaan dan penawaran.

2. Kepemilikan dan Hak Investor

Setelah membeli saham, investor memiliki hak atas perusahaan, seperti hak memperoleh dividen dan hak suara dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

Namun, hak tersebut biasanya bergantung pada jumlah saham yang dimiliki.

3. Mendapatkan Keuntungan (Return)

Investor bisa memperoleh keuntungan dari saham melalui dua cara, yaitu:

- Capital gain, yaitu selisih harga jual yang lebih tinggi dari harga beli.

- Dividen, yaitu pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham.

Kedua hal ini menjadi daya tarik utama investasi saham.

4. Perubahan Harga Saham

Harga saham dapat naik atau turun tergantung pada berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, kondisi ekonomi, hingga sentimen pasar.

Perubahan harga ini menjadi peluang sekaligus risiko bagi investor.

5. Menjual Saham

Investor dapat menjual saham kapan saja melalui pasar modal. Jika harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka investor akan mendapatkan keuntungan.

Sebaliknya, jika harga turun, investor bisa mengalami kerugian.

Baca Juga: HRTA Tebar Dividen Rp40 per Saham untuk Tahun Buku 2025

Keuntungan dan Risiko Investasi Saham

Investasi saham menawarkan potensi keuntungan yang besar, terutama dalam jangka panjang. Namun, saham juga memiliki risiko karena harganya yang fluktuatif.

Oleh karena itu, investor perlu memahami cara kerja saham sebelum mulai berinvestasi.

Memahami pengertian saham dan cara kerjanya sangat penting sebelum memulai investasi.

Dengan pengetahuan yang cukup, investor dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan meminimalkan risiko dalam berinvestasi saham.

Arika Yafi Fawazzain (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R