Pasar Respons Positif Penataan Anggaran MBG, IHSG Berpotensi Melaju ke 5.950

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (12/6/2026) setelah pasar mulai merespons positif sinyal efisiensi anggaran pemerintah, meski sentimen global masih dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan pelemahan bursa saham Amerika Serikat.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 0,28% ke level 5.886 pada perdagangan Kamis (11/6/2026).
Namun pelemahan tersebut tergolong terbatas setelah indeks sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan.
Baca Juga: Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Pemerintah Masih Punya Sumber Daya Atasi Tekanan Ekonomi
Tekanan awal pasar berasal dari koreksi tajam indeks-indeks utama Wall Street, kenaikan harga minyak dunia, pelemahan harga emas, serta meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang mendorong investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah penguatan signifikan dalam dua hari sebelumnya.
Meski demikian, tekanan tersebut mulai mereda setelah muncul laporan bahwa operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran telah selesai dan harga minyak dunia berangsur melemah.
Kondisi tersebut mengurangi kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global yang sebelumnya memicu volatilitas di berbagai bursa dunia.
Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya menilai sentimen domestik justru menjadi faktor penting yang menahan pelemahan IHSG. Salah satunya adalah munculnya informasi terkait langkah pemerintah melakukan efisiensi anggaran pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Pengertian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Fungsinya
Kebijakan tersebut dinilai pasar sebagai sinyal positif terhadap upaya menjaga kesehatan fiskal negara di tengah kebutuhan belanja pemerintah yang besar dalam beberapa tahun ke depan.
"Sehingga diperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji level 5.900 hingga 5.950," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (11/6/2026).
Secara sektoral, saham-saham barang baku menjadi penekan utama pasar dengan koreksi mencapai 4,27%. Sebaliknya, sektor keuangan tampil sebagai penopang utama dengan penguatan sebesar 1,36%.
Pergerakan sektor keuangan menjadi perhatian karena sektor ini memiliki bobot besar terhadap IHSG. Penguatan saham perbankan umumnya mencerminkan optimisme investor terhadap stabilitas ekonomi domestik dan prospek pertumbuhan kredit.
Sementara itu, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,25% ke level Rp17.989 per USD. Pelemahan rupiah terjadi seiring penguatan mata uang dolar AS secara global akibat meningkatnya permintaan aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian geopolitik.
Dari sisi teknikal, peluang penguatan IHSG masih terbuka. Phintraco Sekuritas mencatat indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai menunjukkan potensi pembentukan golden cross. Selain itu, posisi indeks yang bertahan di atas rata-rata pergerakan lima hari (MA5) dan sepuluh hari (MA10) menjadi sinyal bahwa momentum penguatan jangka pendek masih terjaga.
Pandangan serupa disampaikan MNC Sekuritas. Dalam risetnya, perusahaan sekuritas tersebut memperkirakan IHSG masih memiliki ruang kenaikan menuju area 6.065 hingga 6.256 apabila tren penguatan berlanjut.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati pelaku pasar pada perdagangan Jumat, yakni MEDC, PGAS, SMDR, dan VKTR.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Poco X8 Pro Yellow Resmi di Indonesia: Intip Harga, Spesifikasi, dan Desain Kuning Ikoniknya!
- 2Link Live Streaming Portugal vs Uzbekistan Piala Dunia 2026, Nonton Resmi via MAXStream dan TVRI!
- 3Prediksi Skor Paraguay vs Australia 26 Juni 2026: Socceroos Selangkah Lagi ke 32 Besar, Paraguay Wajib Menang
- 4Jadwal Piala Dunia 24-25 Juni 2026 Lengkap dengan Jam Tayang
- 5Jadwal Piala Dunia Hari Ini 23 Juni 2026: Portugal Hingga Kroasia Main, Cek Jam Tayang Lengkap!
- 6AS Putuskan untuk Mengakhiri Otorisasi Operasi 'Tanpa Batasan' untuk Israel di Lebanon
- 7Prediksi Skor Republik Ceko vs Meksiko 25 Juni 2026: El Tricolor Favorit, Mampukah Narodak Ciptakan Kejutan?
- 8Moto3 Belanda: Puji Kehebatan Veda Ega Pratama di Brno, Hiroshi Aoyama Bidik Momentum di Assen
- 9Sekolah Rakyat NTT Wujud Nyata Pemerataan Pendidikan dan Akselerasi Mimpi Generasi Muda
- 10Modus Setoran Biro Jasa ke Imigrasi Bali, Berkas KITAS-KITAP Tidak Diklik jika Ogah Bayar








