Minat Investor China Tinggi, Indonesia Tunda Penerbitan Panda Bond hingga Akhir Juli 2026

AKURAT.CO Pemerintah memutuskan untuk menyesuaikan jadwal penerbitan obligasi berdenominasi yuan, Panda Bond, dari rencana awal Juli menjadi akhir Juli 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penundaan dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat investor dari China, terutama sejumlah manajer investasi dan institusi keuangan besar.
Menurut dia, beberapa investor membutuhkan waktu tambahan untuk menyelesaikan proses internal, termasuk persetujuan dari komite investasi masing-masing lembaga.
Baca Juga: Purbaya: Panda Bonds Bisa Kurangi Ketergantungan Dolar AS
“Beberapa fund manager besar dan bank di sana baru mengetahui rencana ini, sehingga mereka meminta waktu tambahan untuk mengajukan proposal ke investment committee,” ujar Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Pemerintah menilai peningkatan minat tersebut sebagai sinyal positif terhadap instrumen pembiayaan Indonesia di pasar keuangan internasional.
Dengan penyesuaian jadwal ini, pemerintah berharap partisipasi investor dapat meningkat dan target penghimpunan dana melalui Panda Bond dapat tercapai secara optimal.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Panda Bonds Dibuka dari USD1 Miliar
Panda Bond sendiri merupakan bagian dari strategi diversifikasi pembiayaan negara, dengan memperluas basis investor di luar pasar konvensional yang selama ini didominasi dolar Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









