Pemerintah Pastikan SAL Rp438 Triliun Masih Kuat Topang APBN

AKURAT.CO Pemerintah memastikan kondisi fiskal Indonesia masih memiliki ruang yang cukup untuk menghadapi berbagai risiko ekonomi pada tahun-tahun mendatang.
Hal tersebut tercermin dari posisi Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai Rp438,26 triliun pada akhir 2025.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, meski sepanjang 2025 pemerintah memanfaatkan sebagian SAL untuk mendukung pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), saldo yang tersisa masih berada pada tingkat yang memadai.
Baca Juga: Purbaya: Hibah Tanah untuk Program 3 Juta Rumah Disiapkan Tanpa Bebani APBN
"Saldo ini tetap berada pada level yang memadai dan berfungsi sebagai penyangga fiskal dalam menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian," ujar Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-23 Masa Persidangan V di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Pemerintah mencatat posisi awal SAL pada 2025 sebesar Rp457,54 triliun. Sepanjang tahun, dana tersebut digunakan untuk mendukung pembiayaan APBN senilai Rp93,15 triliun.
Di sisi lain, pemerintah juga membukukan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp72,40 triliun. Setelah memperhitungkan berbagai penyesuaian akuntansi, posisi SAL pada akhir tahun tercatat Rp438,26 triliun.
Dalam pengelolaan fiskal, SAL memiliki fungsi sebagai cadangan kas pemerintah untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan negara ketika terjadi tekanan terhadap APBN, baik akibat perlambatan ekonomi, gejolak pasar keuangan, maupun kebutuhan belanja yang bersifat mendesak.
Baca Juga: APBN Tetap Sehat, Menkeu Purbaya: Fiskal Siap Hadapi Risiko Global
Pemerintah menilai posisi SAL tersebut menunjukkan ruang fiskal Indonesia masih terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Selain menjadi bantalan fiskal, keberadaan SAL juga memberikan fleksibilitas bagi pemerintah dalam menjaga kesinambungan berbagai program prioritas tanpa harus sepenuhnya bergantung pada penambahan utang jangka pendek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








