Rapikan Struktur Bisnis, FORE Alih Sewa Aset Antar Anak Usaha

AKURAT.CO PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) kembali melakukan langkah strategis untuk memperkuat struktur operasional grup.
Emiten jaringan kedai kopi ini mengumumkan transaksi afiliasi berupa pengalihan hak sewa tanah dan bangunan antara dua anak usahanya, PT Fore Bakery Indonesia (FBI) dan PT Cipta Favorit Indonesia (CFI), sebagai bagian dari optimalisasi pengembangan bisnis.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/7), transaksi tersebut dilakukan melalui perjanjian pengalihan sewa yang ditandatangani pada tanggal yang sama.
Baca Juga: Fore Coffee Bidik 600 Outlet hingga 2029
Objek transaksi berupa hak sewa atas sebidang tanah seluas 541 meter persegi beserta bangunan di atasnya dengan luas sekitar 260 meter persegi. Nilai transaksi ditetapkan minimal Rp1,08 miliar dengan batas maksimum Rp5 miliar per tahun.
Manajemen menjelaskan bahwa transaksi dilakukan antara dua entitas anak usaha yang sama-sama berada di bawah kendali PT Fore Kopi Indonesia Tbk. FBI dimiliki Perseroan sebesar 99,97%, sedangkan kepemilikan di CFI mencapai 99,955%.
Selain hubungan kepemilikan, kedua perusahaan juga memiliki kesamaan pengurus. Tjhong Pie Chen menjabat sebagai Direktur Perseroan sekaligus Komisaris CFI dan Direktur FBI, sementara Rizky Ardian merupakan Direktur Perseroan yang juga menjabat Direktur CFI dan Komisaris FBI.
Menurut manajemen, pengalihan hak sewa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan operasional CFI dalam memperoleh lokasi usaha yang lebih strategis guna mendukung pengembangan kegiatan usaha.
Lokasi tersebut dinilai telah sesuai dengan kebutuhan operasional CFI dan sebelumnya telah dikuasai melalui hak sewa yang dimiliki FBI. Dengan pengalihan tersebut, pemanfaatan aset di lingkungan grup diharapkan menjadi lebih efisien.
"Melalui transaksi afiliasi ini, CFI diharapkan dapat mendukung pengembangan jaringan usaha dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi Perseroan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (9/7/2026).
Efisiensi Internal, Bukan Akuisisi Baru
Bagi investor, transaksi ini tidak menambah aset baru maupun meningkatkan utang perusahaan. Langkah tersebut lebih mencerminkan penataan struktur operasional internal agar aset yang telah dimiliki grup dapat dimanfaatkan oleh entitas yang paling membutuhkan.
Strategi seperti ini lazim dilakukan perusahaan yang sedang memperluas jaringan usaha karena memungkinkan penggunaan lokasi komersial menjadi lebih optimal tanpa harus melakukan pengadaan aset baru.
Dari sisi tata kelola, Perseroan menegaskan transaksi dilakukan sesuai ketentuan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Manajemen juga memastikan transaksi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan, sehingga tidak memerlukan persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Direksi dan Dewan Komisaris turut menyatakan seluruh informasi material terkait transaksi telah diungkapkan secara lengkap dan tidak terdapat informasi yang menyesatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






