Akurat Logo

Modal Asing Rp7,1 Triliun Banjiri Pasar Saham RI dalam Sepekan

Yosi Winosa | 1 Agustus 2026, 19:28 WIB
Modal Asing Rp7,1 Triliun Banjiri Pasar Saham RI dalam Sepekan
Ilustrasi modal asing masuk ke pasar saham RI

AKURAT.CO Modal asing Rp7,1 triliun tercatat masuk (capital inflow) ke pasar saham RI selama sepekan, berdasarkan data BEI.

Hampir setiap hari asing atau nonresiden melakukan aksi jual atau net sell di sepanjang pekan, kecuali hari Rabu dan Kamis.

Pada Senin (27/7/2026), asing atau nonresiden melakukan net sell Rp820,22 miliar. Di Selasa (28/7/2026), asing melakukan net sell Rp1,06 triliun.

Baca Juga: Modal Asing Rp3,37 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan

Lalu pada Rabu (29/7/2026), asing melakukan net buy Rp8,97 triliun. Pada Kamis (30/7/2026) asing melakukan net buy Rp262,93 miliar dan di Jumat (31/7/2026) asing melakukan net sell Rp250,58 miliar.

Secara year to date, dana asing tercatat masih capital outflow Rp71,98 triliun per Jumat (31/7/2026) membaik dari posisi sebelumnya sebesar Rp79,08 triliun per Jumat (24/7/2026).

Data perdagangan saham di BEI selama periode 27031 Juli 2026 ditutup dengan kinerja yang bervariasi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,64% sehingga ditutup pada level 6.236,126 dari posisi 6.196,430 pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI juga meningkat 0,48% menjadi Rp10.923 triliun dari Rp10.870 triliun pada pekan lalu.

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian turun sebesar 21,86% menjadi Rp15,44 triliun dari Rp19,76 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut turun sebesar 31,23% menjadi 30,04 miliar lembar saham dari 43,68 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun sebesar 31,88% menjadi 1,82 juta kali transaksi dari 2,67 juta kali transaksi pada pekan lalu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.