Akurat Logo

Sat Nusapersada (PTSN) Kantongi Kredit USD25 Juta dari Bank Mandiri demi Ekspansi Proyek Raksasa

Yosi Winosa | 13 Agustus 2026, 18:34 WIB
Sat Nusapersada (PTSN) Kantongi Kredit USD25 Juta dari Bank Mandiri demi Ekspansi Proyek Raksasa
Logo Sat Nusapersada

AKURAT.CO Emiten manufaktur elektronik raksasa yang berbasis di Batam, PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN), baru saja mengumumkan perolehan fasilitas kredit jumbo dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat struktur permodalan dan memacu pengembangan bisnis perseroan di masa mendatang.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 13 Agustus 2026, Direktur Utama PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin Fan, mengungkapkan bahwa penandatanganan perjanjian kredit ini mencakup beberapa fasilitas pendanaan dalam denominasi Dolar Amerika Serikat (USD).

Baca Juga: BNI Catat Fundamental Bisnis Kokoh di Bawah Danantara, Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset

Breakdown Fasilitas Kredit: Total Mencapai USD25 Juta

Perseroan tidak hanya mendapatkan satu jenis pinjaman, melainkan kombinasi fasilitas yang dirancang untuk mendukung operasional dari berbagai sisi. Berikut adalah rinciannya:

  1. Kredit Investasi: USD11,2 juta

  2. Tambahan Limit Kredit Modal Kerja (Revolving): USD4,4 juta

  3. Kredit Modal Kerja (Transaksional): USD4,4 juta

  4. Tambahan Limit Kredit Treasury Line: USD5 juta

Jika dijumlahkan, total fasilitas kredit baru dan tambahan limit yang diperoleh PTSN mencapai USD25 juta

Fokus Utama: Ekspansi dan Proyek Baru

Manajemen menjelaskan bahwa suntikan dana segar ini akan memberikan fleksibilitas pendanaan yang jauh lebih baik. Dana tersebut diproyeksikan untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk investasi pada berbagai proyek baru yang akan datang.

"Dengan adanya fasilitas pembiayaan baru dari perbankan, Perseroan memiliki fleksibilitas pendanaan yang lebih baik untuk mendukung pengembangan usaha," tulis manajemen dalam laporannya.

Dampak Terhadap Keuangan dan Operasional

Secara operasional, fasilitas ini diyakini akan menjaga kelangsungan usaha PTSN tetap stabil. Dari sisi keuangan, meski akan muncul beban bunga bulanan yang harus dibayar, likuiditas perusahaan dipastikan akan meningkat secara signifikan.

Hal ini memberikan sinyal positif bagi para investor bahwa PTSN sedang bersiap untuk melakukan langkah ekspansif di industri manufaktur elektronik, sektor yang terus berkembang pesat di wilayah Kepulauan Riau.

Langkah PTSN menggandeng Bank Mandiri sebagai mitra pembiayaan menunjukkan kepercayaan sektor perbankan terhadap fundamental perusahaan yang tetap kokoh di tengah persaingan industri global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.