Konflik Israel Dan Palestina Dalam Perspektif Islam, Perebutan Hak-hak Dan Tanah Yang Dianggap Suci

AKURAT.CO- Pasukan Hamas Palestina menyerang dan merebut kembali wilayah yang sebelumnya dikuasai dan diduduki oleh Israel.
Dalam QS. Al-A'raf ayat 137 dijelaskan tentang Palestina sebagai tanah yang diberkati. Ini tercermin melalui kisah Nabi Musa AS dan pengikutnya yang berada dalam penganiayaan Fir'aun dan pasukannya.
Ketika mereka mencapai tanah Palestina, Allah SWT memberikan pertolongan dengan menghancurkan Fir'aun beserta pasukannya dan menyelamatkan Nabi Musa AS.
وَاَوْرَثْنَا الْقَوْمَ الَّذِيْنَ كَانُوْا يُسْتَضْعَفُوْنَ مَشَارِقَ الْاَرْضِ وَمَغَارِبَهَا الَّتِيْ بٰرَكْنَا فِيْهَاۗ وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ الْحُسْنٰى عَلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۙ بِمَا صَبَرُوْاۗ وَدَمَّرْنَا مَا كَانَ يَصْنَعُ فِرْعَوْنُ وَقَوْمُهٗ وَمَا كَانُوْا يَعْرِشُوْنَ
Artinya: "Kami wariskan kepada kaum yang tertindas itu, bumi bagian timur dan bagian baratnya yang telah Kami berkahi. Dengan demikian telah sempurnalah firman Tuhanmu yang baik itu untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Kami hancurkan apapun yang telah dibuat Fir'aun dan kaumnya dan apa pun yang telah mereka bangun."
Dalam perspektif Islam, Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang dikuasai oleh Israel, adalah salah satu tempat suci ketiga dalam Islam.
Pada QS.Al-Isra ayat 1 dijelaskan di mana perjalanan malam Nabi Muhammad SAW ke Baitul Maqdis (Yerusalem) diceritakan.
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ
Artinya: "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Ini menunjukkan pentingnya Masjid Al-Aqsa dalam agama Islam.
Penyerahan Masjid Al-Aqsa oleh Muslim ke pihak Yahudi dianggap sebagai pelanggaran besar terhadap hak kepemilikan dan juga sebagai penghinaan terhadap agama Islam.
Konflik ini juga memiliki akar sejarah yang kuat dalam perspektif Islam.
Sejak awal abad ke-20, ketika gerakan Zionisme dimulai, konflik telah menjadi semakin rumit.
Pengusiran penduduk Palestina dari tanah mereka, pelanggaran terhadap hak-hak mereka, dan pendudukan tanah Palestina oleh Israel telah menjadi perhatian besar umat Islam.
Konflik Palestina-Israel juga memunculkan tugas moral dalam perspektif Islam.
Perjuangan rakyat Palestina dalam melawan pendudukan dan penindasan dianggap sebagai tindakan yang sah dan dihormati.
Hal ini dianggap sebagai kewajiban moral untuk melindungi tanah yang dianggap suci dan sebagai bagian dari perjuangan umat Islam melawan penindasan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










