Beri Dukungan Penuh Ke Palestina, Menteri Pertahanan Iran: Amerika Serikat Putus Asa Dan Ketakutan

AKURAT.CO- Dalam pertemuan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh,pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menekankan "kebijakan permanen" negaranya untuk mendukung pasukan perlawanan Palestina terhadap Israel, Sabtu (4/11/2023)
Ali Khamenei bertemu dengan Haniyeh, kepala kantor politik Hamas dan delegasi pendampingnya di ibukota Taheran,Iran.
Dikutip dari tasnimnews, Senin (6/11/2023), Ali Khamenei berterima kasih kepada orang-orang Gaza yang kuat atas kesabaran dan perlawanan mereka
Khamenei turut prihatin dengan kejahatan Israel yang dilakukan dengan dukungan langsung dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat tertentu.
Selain itu, dia meminta negara-negara Muslim dan komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas dan memberikan dukungan penuh kepada penduduk Gaza.
Pada pertemuan tersebut, Haniyeh melaporan tentang perkembangan terbaru di Jalur Gaza dan Tepi Barat, serta tentang kejahatan Israel terhadap enclave pesisir.
Konflik Israel-Hamas, yang berlangsung selama hampir sebulan, telah menyebabkan kematian 9.770 warga Palestina di Gaza.
Di sisi Israel, lebih dari 1.400 orang tewas dalam operasi militer Hamas pada 7 Oktober.
Lebih lanjut, Menteri Pertahanan (Menhan) Iran, Brigadir Jenderal Mohammad-Reza Ashtiani membuat ancaman terhadap AS.
Pemerintah Iran mengancam Amerika Serikat (AS), yang mendukung Israel dalam perangnya melawan Hamas di Jalur Gaza.
Teheran mengancam bahwa jika AS menolak untuk menerapkan gencatan senjata dalam perang di Jalur Gaza, mereka akan menghadapi konsekuensi yang signifikan.
Iran memberikan dukungan keuangan dan militer utama kepada Hamas, dan menganggap AS terlibat secara militer dalam perang yang berkecamuk di Jalur Gaza.
Sejak Israel memulai perang melawan Hamas di Jalur Gaza, pangkalan dan personel militer AS di Irak dan Suriah sering menjadi sasaran serangan drone dan rudal.
Sejumlah serangan di wilayah Irak diduga didalangi oleh milisi pro-Iran.
Dalam pernyataannya, Ashtiani menyatakan bahwa AS telah melakukan kesalahan strategis, khususnya di kawasan Asia Barat.
Menurut Ashtiani, dalam keadaan saat ini, Washington telah mengirimkan pesan ke Iran karena putus asa dan ketakutan.
Selain itu, Ashtiani menyatakan bahwa AS dan Israel saat ini berada dalam posisi yang sulit untuk keluar dari konflik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









